PENAMALUT.COM, LABUHA — Bertahun-tahun masyarakat Desa Kusubibi, Kecamatan Bacan Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, menantikan hadirnya air bersih. Kini, harapan itu perlahan mulai menjadi kenyataan.
Pemerintah Desa Kusubibi di bawah kepemimpinan Penjabat Kepala Desa Kusuma mulai merealisasikan program penyediaan air bersih yang telah dianggarkan melalui Dana Desa Tahun 2026.
Tahap uji coba pemasangan pipa air bahkan telah dilakukan. Hasilnya, air berhasil mengalir dengan deras, menandai langkah awal sebelum fasilitas tersebut nantinya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Uji coba itu dilakukan bersama Pemerintah Desa Kusubibi, Bhabinkamtibmas, petugas PDAM, dan Danpos Kusubibi yang turun langsung ke lapangan memastikan pemasangan berjalan dengan baik.
“Alhamdulillah, airnya sudah kami uji coba dan alirannya sangat deras. Tim dari PDAM, Bhabinkamtibmas, Danpos, dan Pemdes Kusubibi bersama-sama turun ke lapangan untuk melakukan pemasangan,” kata Kusuma, Minggu (6/9/2026).
Bagi Kusuma, air bersih bukan sekadar sebuah proyek pembangunan desa. Lebih dari itu, program tersebut merupakan jawaban atas kebutuhan dasar masyarakat yang telah lama menunggu.
Ia mengatakan, sejak dipercaya menjalankan amanah sebagai Pj Kepala Desa Kusubibi, dirinya berkomitmen untuk mendorong program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Air bersih ini sudah lama dinantikan masyarakat. Hari ini, ketika saya dipercayakan menjadi Pj Kades, kami berupaya mewujudkan harapan tersebut. Uji coba ini menjadi langkah awal,” ujarnya.
Kusuma mengakui, tantangan dalam merealisasikan program tersebut tidak mudah. Kebijakan efisiensi pemerintah pusat turut berdampak terhadap anggaran desa, termasuk adanya pemangkasan Dana Desa.
Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan komitmen Pemerintah Desa Kusubibi untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
“Memang anggaran desa dipotong oleh pemerintah pusat karena efisiensi, tetapi kami tidak putus semangat demi mewujudkan apa yang menjadi harapan masyarakat Kusubibi selama ini. Salah satunya adalah air bersih,” tegasnya.
Kini, setelah air berhasil mengalir dalam tahap uji coba, masyarakat Kusubibi tinggal menunggu proses penyelesaian pemasangan.
Jika seluruh tahapan berjalan lancar, air bersih yang selama bertahun-tahun dinantikan warga akan segera mengalir ke tengah kehidupan masyarakat.
Bagi warga Kusubibi, hadirnya air bersih bukan hanya soal tersedianya aliran air, tetapi juga tentang sebuah harapan yang akhirnya mulai menemukan jalannya. (rul)














