Kerinduan Sang Murid di Masa Covid-19

0

Oleh: Irsan Karatahe, S,Psi,M.Pd

Guru BK SMP Telkom Makassar

Guruku, mungkin kemarin kami acuh kan. Namun, sekarang kami rindukan kehadiranmu. Terkadang kami berpikir bahwa dengan tidak belajar atau tidak adanya guru di kelas maka akan menjadi hal yang sangat menyenangkan bagi kami, khususnya yang santai akan pelajaran yang diberikan oleh guru. Kami bahkan lebih nyaman bermain game online di kelas dan kami sangat santai tanpa memikirkan bagaimana kami bisa memahami materi yang diberikan oleh guru kami. Tetapi ternyata kami salah besar akan pandangan ini, Saat ini kami semua tidak lagi merasakan suasana dimana bersama teman-teman kami, sahabat kami, dan bahkan guru-guru kami yang selalu mengingatkan kami dikala kami salah atau tidak mengerti apa yang kami pelajari di kelas, bahkan kondisi bermain bersama teman-teman pun tidak lagi kami rasakan.

Hari ini tibalah saatnya kami belajar secara mandiri tanpa ada guru yang mendampingi dan membimbing secara langsung seperti halnya di sekolah, kami bahkan merasa jenuh akan kondisi ini tetapi, apalah daya kami untuk memprotes akan hal ini, karena sesungguhnya semua  demi kebaikan kami pula, bahkan biasanya kami terkendala akan materi yang diberikan oleh guru, kami langsung bertanya dan guru memberikan penjelasan dengan sederhana sampai kami memahaminya, namun saat ini kami hanyalah dirumah mengerjakan tugas secara sendiri, dikala kami ingin bertanya kepada orangtua, kakak, atau adik, serta saudara yang lain dirumah mereka pun kadang punya kesibukan yang berbeda bahkan mereka pun tidak memahami apa yang menjadi pertanyaan kami, kami berusaha mencari dari internet untuk mendapat informasi itu namun kadang kami tidak yakin dengan apa yang kami dapatkan dan bagaimana pertanggungjawaban kami akan hal  tersebut.

Guru ku, kami sudah sebulan lebih di rumah. Kami merasa rindu akan suasana sekolah yang kami sangat cintai, dimana kami datang pagi sudah disapa dengan senyuman yang indah dari pada guru-guru kami, kami rindu suasana saling berbagi cerita bersama teman-teman sebelum masuk kelas, kami rindukan suasana literasi Alquran di pagi hari sebelum pembelajaran berlangsung, kami rindu akan canda dan motivasi dari pada guru-guru kami baik di kelas maupun di luar kelas. Dulu kami merasa bahwa berada di sekolah dengan waktu yang lama kami merasa bosan namun ternyata kami salah, maafkan kami guru ku. Kami salah dalam memahami arti dan makna pembelajaran ini. Hari ini kami seperti orang asing yang hanya berada di dalam rumah dengan kondisi yang sangat membosankan tapi kami selalu berharap semoga wabah Covid-19 ini cepat berlalu.

Guru ku, kami dirumah bersama keluarga kami, banyak hal yang kami bisa belajar terutama kebersamaan dengan keluarga yang mungkin selama ini kami tidak atau jarang bersama seperti saat ini. Namun, saat ini kami merasa ada hal istimewa yang hilang, yang mungkin kemarin kami merasa acuh kepada mereka Ketika memberikan informasi tentang kebaikan kepada kami, hal istimewa adalah para guru kami.

Guru ku, hari ini kami belajar dikendalikan oleh teknologi yang canggih tetapi, jika kami ingin jujur teknologi yang kita gunakan saat ini tidak bisa menggantikan kehadiran guru ku di kelas, karena bagi kami bahwa tugasmu bukan hanya sekedar memberikan informasi atau pembelajaran saja kepada kami tapi satu tugas terberatmu yang nantinya menjadikan kami para peserta didik yang berkualitas akan ilmu yang engkau berikan guru ku. Apakah itu? Itu adalah mendidik dimana engkau ajarkan kepada kami sesuatu  yang benar, dikala kami salah engkau meluruskannya,  sungguh mulia engkau guru ku yang memiliki jiwa yang tak bisa tergantikan oleh teknologi sampai kapanpun. Kadang memang engkau marah akan tingkah laku kami yang salah tetapi engkau tak pernah membenci sedikit pun demi kebaikan kami. Engkaulah teladan yang terbaik kami, engkau memiliki kelembutan hati dan cinta serta kasih sayang demi kami semua anak didikmu.

Guru ku, kami memohon maaf jika kami selama ini bersikap tak pantas kepadamu, kami berjanji kami akan selalu bersikap hormat dan santun padamu. Guru ku terima kasih akan jasa dan semangat mu dalam mengajarkan kami, doakan kami agar kelak bisa menjadi orang yang baik dan sukses demi Agama, Bangsa, dan Negara.

Makassar, 2 Mei 2020

“Selama Hari Pendidikan Nasional”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here