512 Napi Diusulkan Terima Remisi Khusus

0

PENA – Kantor Wilayah Kementerian hukum dan hak asasi manusia (Kemenkumham) Maluku Utara (Malut) mengusulkan 512 narapidana dan anak untuk menerima remisi khusus Idul Fitri.

Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kemenkumham Malut, Muji Raharjo, menuturkan usulan remisi untuk narapidana itu tersebar di seluruh Lapas dan Rutan di Maluku Utara. Besaran remisi yang didapat oleh beberapa narapidana dalam usulan remisi tersebut paling besar yaitu selama 2 bulan.

Menurut Muji, dari pengalaman sebelumnya, remisi yang diusulkan ke Direktorat Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan biasanya turun beberapa persen karena diverifikasi oleh kantor wilayah. Surat Keputusan (SK), lanjut Muji akan dikeluarkan oleh Dirjen Pemasyarakatan dalam pekan ini.

“Kali ini, tidak ada narapidana yang langsung bebas setelah mendapat remisi khusus ini,” kata Muji saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (18/5).

Narapidana yang diusulkan untuk menerima remisi tersebut adalah narapidana yang berkelakuan baik. Hal itu sebagai bentuk motivasi terhadap para narapidana agar berkelakuan baik. Jika napi yang masuk dalam usulan remisi khusus itu melakukan pelanggaran maka napi tersebut tidak batal menerima remisi.

Muji menegaskan, 512 narapidana yang diusulkan mendapat remisi ini tidak termasuk 228 narapidana yang bebas melalui program asimilasi dan integrasi kemarin.

“Napi yang dapat asimilasi kemarin tidak diusulkan mendapat remisi khusus,” tuturnya.

Dari 512 narapidana yang diusulkan itu, 3 napi diantaranya merupakan narapidana kasus tindak pidana korupsi dan 117 kasus narkotika. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here