Harita Nickel Gandeng Warga Lokal Kembangkan Usaha Kuliner

  • Bagikan
Peluncuran produk Snack Obi. Kerjasama Harita Nickel dan warga lokal. (Foto: Istimewa)
banner 468x60

PENA – Perusahaan pertambangan Harita Nickel yang beroperasi di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), mengembangkan potensi masyarakat lokal sekitar wilayah tambang dengan membantu UMKM di Desa Soligi dan Kawasi, Kecamatan Obi.

Melalui Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM), Harita Nickel mengembangkan usaha bidang kuliner. Agustus lalu, bersama warga desa Soligi, Harita meluncurkan produk makanan ringan dengan brand Snack Obi.

“Berbagai produk dihasilkan oleh lima kelompok UMKM binaan Harita Nickel, antara lain kelompok Mokesa, Ilea, Kaburi, Asa-asa dan Walaka. Kami memiliki pasar di Obi, yakni ribuan karyawan di perusahaan kami. Jadi kami berdayakan masyarakat untuk lebih produktif, lalu kami bantu pemasarannya di internal. Dari Obi, untuk Obi,” ungkap Corporate Communication Harita Nickel Anie Rahhmi, dalam siaran pers yang diterima Penamalut.com, Kamis (10/9).

Makanan ringan yang diproduksi terdiri dari tujuh varian rasa. Yakni, keripik bakso goreng tuna, keripik bayam, stik bawang, manisan buah pala, amplang ikan, nugget ikan, dan pempek ikan cakalang.

Anie menambahkan, Desa Soligi seperti desa-desa pesisir umumnya memiliki sumber daya bahan dasar makanan yang bisa dioptimalkan. Bahan dasar makanan tersebut seperti ikan, kelapa, sayuran, pala, dan sebagainya yang biasanya dijual dalam bentuk utuh atau olahan sederhana. Agar dapat memiliki nilai tambah, melalui program PPM perusahaan diberikan pelatihan pembuatan makanan ringan yang diharapkan bisa diterima oleh pasar di luar Soligi, termasuk ke Bacan.

“Kami juga mendampingi dalam hal kemasan. Jangan sampai rasa dan kualitas produk menjadi kurang menarik dengan kemasan yang kurang baik. Kemasan dapat meningkatkan nilai jual produk tersebut,” tambahnya.

Sejauh ini, antusiasme kelompok binaan UMKM Desa Soligi yang mayoritas adalah kaum perempuan terlihat sangat baik. Pihak Pemerintah Desa juga ikut serta memberikan dukungannya. Ke depan, diharapkan produk UMKM ini dapat menjadi ciri khas Obi dan juga menjadi oleh-oleh Pulau Obi.

Sebelumnya, hal senada juga telah dilakukan di Desa Kawasi. Pembinaan kelompok UMKM kuliner juga telah berlangsung sejak akhir 2019 lalu. Tim CSR HARITA Nickel mendampingi kelompok binaan dalam hal penyediaan sarana produksi, desain kemasan, hingga pembukaan akses kepada konsumen. Beberapa produk yang berhasil dihasilkan dari Desa Kawasi antara lain roti Elsa Bakery, pia kacang hijau Elsiyanti, keripik pisang gurih Horiwo, serta olahan abon ikan Hininga.

Seluruh produk kuliner yang dihasilkan oleh kelompok binaan Harita Nickel, baik di Soligi maupun Kawasi, kini menjadi favorit banyak orang terutama kalangan karyawan di dalam site. Produk itu semakin mudah ditemukan di kantin, mes, hingga ruang rapat sebagai menu camilan.

Salah satu pencicip pada kegiatan peluncuran produk Snack Oni, Gunawan Marbun, memberikan apresiasinya terhadap hasil olahan warga Desa Soligi. “Saya sudah mencoba produk ini. Ada dua produk yang sangat saya suka, yaitu bakso goreng dan stik bawang. Saya rasa HARITA membawa perubahan untuk daerah. Semoga kehadiran HARITA terus memberi dampak positif kepada semua pihak,” ungkap Manajer Produksi Harita Nickel tersebut. (rls)

banner 1080x1080
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *