Mahasiswa Tidore Gelar Aksi Konsolidasi Tolak Omnibus Law

  • Bagikan
Aksi konsolidasi mahasiswa Tidore tolak Omnibus Law, Selasa (6/10), di depan Universitas Nuku.
banner 468x60

PENA – Organisasi pergerakan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kota Tidore Kepulauan menggelar aksi unjuk rasa konsolidasi di depan Kampus Universitas Nuku, Selasa (6/10), untuk menolak Undang-undang Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja.

Konsolidasi ini bertujuan mengajak seluruh komponen Universitas Nuku agar bergabung dalam aksi besar-besaran yang akan digelar Rabu besok di Kantor Walikota dan Kantor DPRD Kota Tidore Kepulauan.

Ketua LMND Tikep, Jukfikar Hasan dalam orasinya mengatakan, aksi besar-besaran besok menjadi salah satu upaya untuk menyikapi persoalan Omnibus Law yang dinilai bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.

Selain itu, Omnibus Law bagi LMND Tikep, akan memberi dampak buruk terhadap rakyat dan keberlangsungan hidup buruh di Indonesia.

“Kami mengajak seluruh komponen mahasiswa di Universitas Nuku untuk bersama-sama turun ke jalan mendesak penolakan UU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja yang telah disahkan oleh Pemerintah Pusat dan DPR RI,” teriak Julfikar dalam oasinya.

Jukfikar juga mengatakan, sejatinya negara hadir adalah untuk melindungi segenap rakyat Indonesia. Maka setiap regulasi perundang-undangan yang dibuat, harusnya atas dasar pertimbangan kesejahteraan rakyat.

“Bukan untuk kepentingan konglomerat, pemilik modal, atau kepentingan asing. Kami selaku rakyat Indonesia, sekali lagi secara tegas menolak pengesahan UU Omnibus Law. Jika tidak, maka kita akan lawan langkah pemerintah ini hingga titik darah penghabisan,” tegasnya. (fan)

banner 1080x1080
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *