banner 1080x1080 banner 1080x1080 banner 1080x1080

Dua Pelaku Narkoba Ditangkap, Satu Diantaranya Napi Lapas Ternate

  • Bagikan
Kapolres Ternate, AKBP Aditya Laksimada saat memimpin konferensi pers penangkapan narkoba. Dua pelaku narkoba juga turut dihadirkan pada konferensi pers yang berlangsung di Mapolres Ternate, siang tadi. (Istimewa)
banner 468x60

PENA – Seorang narapidana yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ternate, IS alias Kancil (38) ditangkap petugas kepolisian dari Unit Resmob Polsek Ternate Utara lantaran diduga menguasai narkotika.

Penangkapan IS bermula ketika petugas kepolisian yang lebih dulu mengamankan CH alias Koko (33), warga Kelurahan Akehuda, Kota Ternate. CH ditangkap di sebuah kosan di Kelurahan Kasturian, Kecamatan Ternate Tengah, Selasa 9 Maret kemarin.

Di tangan CH, polisi turut mengamankan barang bukti berupa narkoba jenis sabu sebanyak 60,32 gram. “Awalnya kita dapat informasi dari masyarakat. Kemudian kita lakukan pengembangan dan mengamankan CH,” kata Kapolres Ternate, AKBP Aditya Laksimada, saat jumpa pers di Mapolres Ternate, Kamis (11/3) tadi.

Setelah mengamankan CH, lanjut Kapolres, pihaknya melakukan pengembangan dan mengarah pada pelaku IS yang merupakan seorang narapidana di Lapas Kelas IIA Ternate. Sekira pukul 22.30 WIT malam, petugas kepolisian bersama pihak Lapas melakukan penggeledahan dan berhasil menangkap pelaku IS.

Petugas juga turut mengamankan barang bukti berupa satu pipet, korek api gas, dan satu buah handpone yang disimpan pelaku IS di dalam Lapas tersebut. “Tersangka IS diduga memiliki handpone tersebut, sehingga mengendalikan peredaran narkoba dari dalam Lapas. Dia yang berkomunikasi dengan tersangka CH,” jelas Aditya.

Mantan Kapolres Halmahera Barat ini juga bilang, barang bukti narkoba yang diamankan dari tangan CH, diduga berasal dari Surabaya, Jawa Timur. Barang tersebut dikirim dari Surabaya ke Ternate menggunakan cargo bandara. Barang haram ini dimasukan dalam printer bekas. Polisi saat ini masih menyelidiki informasi tersebut.

Atas perbuatannya, kedua pelaku ini diancam pidana dalam pasal 114 subsider 112 dan 132 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. “Ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara,” tandas Kapolres. (nda)

banner 1080x1080
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *