PENAMALUT.COM, LABUHA – Kebijakan Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Hasan Ali Bassam Kasuba yang melakukan evaluasi dan rencana rolling jabatan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mendapat dukungan dari Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin.
Helmi menilai langkah tersebut merupakan kewenangan penuh Bupati sebagai kepala daerah. Menurutnya, jika terdapat pimpinan OPD yang dinilai belum menunjukkan kinerja maksimal, maka penyegaran birokrasi menjadi hal yang wajar dilakukan.
“Semua itu merupakan hak Pak Bupati. Kalau beliau melihat ada kinerja pimpinan OPD yang kurang maksimal, tentu perlu dilakukan penyegaran atau rolling jabatan,” ujar Helmi kepada wartawan, Selasa (28/7).
Menurut politisi Partai NasDem itu, tujuan utama dari rolling jabatan bukan sekadar pergantian posisi, tetapi sebagai upaya meningkatkan kinerja aparatur pemerintah daerah di tengah kondisi efisiensi anggaran yang sedang berlangsung.
“Saya pikir apa yang dilakukan Pak Bupati itu wajar. Tujuannya baik, yakni bagaimana meningkatkan kinerja OPD dalam rangka menyukseskan program-program pemerintah daerah,” katanya.
Helmi mengungkapkan, dirinya bersama Bupati Bassam Kasuba terus membangun komunikasi dan koordinasi terkait berbagai kebijakan strategis daerah, termasuk evaluasi terhadap kinerja pimpinan OPD.
“Kami selalu berdiskusi untuk melihat kebijakan-kebijakan pada sektor tertentu yang masih belum optimal. Koordinasi dan komunikasi antara saya dengan Pak Bupati selalu berjalan, baik dalam pertemuan formal maupun informal,” jelasnya.
Ia menegaskan, penyegaran birokrasi harus dilakukan berdasarkan penilaian kinerja. Penempatan aparatur sipil negara (ASN) pada jabatan tertentu, kata dia, harus mampu mendukung visi, misi, serta program pembangunan daerah.
Menurut Helmi, pelaksanaan program yang tertuang dalam RPJMD, RKPD, maupun agenda pemerintah daerah harus terus dievaluasi. Apabila kinerja pimpinan OPD belum memenuhi target, maka evaluasi maupun pergeseran jabatan menjadi bagian dari proses perbaikan.
“Komitmen pemerintah daerah adalah memberikan pelayanan publik secara maksimal di tengah kondisi efisiensi. Setiap pimpinan OPD harus memiliki kreativitas, inovasi, dan mampu meningkatkan kinerja meskipun tantangan efisiensi cukup berat,” tandasnya. (rul/ask)
















