banner 1080x1080 banner 1080x1080 banner 1080x1080

Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Penyediaan Air Bersih di Loloda

  • Bagikan
Ilustrasi.
banner 468x60

PENA – Penyediaan air bersih di kecamatan Loloda, kabupaten Halmahera Barat (Halbar), hingga kini belum juga terealisasi. Bahkan, antara PDAM Jailolo dan Dinas PUPR Halbar saling melempar tanggung jawab dalam menyediakan sarana kebutuhan mendasar untuk warga ini.

Kepala Dinas PUPR Halbar, M. Yusuf mengatakan, soal penyediaan air bersih di kecamatan Loloda, seharusnya menjadi kewenangan PDAM.

“Permasalahan tidak tersedianya air bersih yang terjadi di Loloda itu karena mesin pompa air milik PDAM rusak. PDAM bisa beli itu. Jadi jangan dinaikkan ke media massa, tapi datang kesini koordinasi dengan kami,” tukas M. Yusuf, Selsa (6/4) di ruang kerjanya.

Yusuf menyatakan, hingga kini pihak PDAM belum pernah datang untuk berkoordinasi dengan PUPR soal penyediaan air bersih di Loloda.

“Kalau soal program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), itu langsung ke balai kementerian PUPR. Itu bukan dari kami,” tandasnya.

Sebelumnya, Anggota Komisi III DPRD Halbar Asdian Taluk, meminta Dirut PDAM Jailolo untuk merealisasikan janjinya terkait penyediaan mesin air di Loloda.

Menjawab hal itu, Dirut PDAM Ikhsan M. Nur, saat ditemui Kamis (1/4) pekan lalu mengatakan, terkait penyediaan air bersih di Loloda harusnya DPRD Halbar berkoordinasi dengan Dinas PUPR.

Ikhsan berkilah bahwa mesin pompa di Loloda telah tersedia, namun mengalami kerusakan hingga berakibat pada tidak tersedianya air bersih di sebagian besar desa di kecamatan Loloda.

“Aset kita di Loloda itu rusak. Sedangkan yang bisa melakukan pengadaan atau normalisasi aset PDAM yang ada di Loloda itu adalah Pemda, dalam hal ini Dinas PUPR,” tandasnya.

Untuk diketahui, PDAM hanya bisa melayani penyediaan air bersih pada tiga desa di kecamatan Loloda. Padahal secara keseluruhan terdapat 27 desa. Selain mesin yang telah rusak, PDAM juga beralasan, jarak tempuh yang menjadi faktor utama hingga desa lain tidak dapat terlayani. (*)

banner 1080x1080
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *