Mudik Dalam Daerah Malut Dibolehkan, Sekprov: Tidak Ada Syarat Khusus

2
Suasana rapat antara Tim Satgas Provinsi Malut dan Satgas Kota Ternate. (Zulkifli Ahmad)

PENA – Larangan mudik sebagaimana yang dikeluarkan Pemerintah Pusat rupanya tidak berlaku untuk dalam daerah di Provinsi Maluku Utara.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Utara mengijinkan masyarakat untuk melakukan mudik antar kabupaten kota di wilayah Malut.

Bahkan Satgas tidak memberlakukan syarat khusus kepada pemudik dalam daerah ini.

“Terkait mudik ini kita di Malut tidak masalah. Sesuai kesepakatan kita bolehkan. Bahkan daerah yang tidak satu provinsi pun kalau di aglomerasi pun boleh,” jelas Sekretaris Provinsi Malut, Samsuddin Abdul Kadir yang juga Wakil Ketua IV Satgas Covid-19 Malut.

Menurutnya, kesepakatan ini diambil dalam rapat Satgas Covid Provinsi dan Satgas Covid Kota Ternate yang berlangsung di Royal Resto, Ternate, Selasa (27/4) tadi.

Pihaknya juga akan menyurat ke kabupaten/kota terkait agar menerapkan karantina mandiri bagi orang dari luar Provinsi Malut yang akan mudik ke wilayah-wilayah di Malut.

Samsuddin juga menegaskan bahwa untuk mudik dalam daerah tidak diberlakukan syarat khusus berupa swab antigen dan sebagainya.

“Tidak ada syarat apapun. Tidak diwajibkan. Semuanya berjalan seperti biasanya,” terangnya.

“Nanti kalau ada penumpukan-penumpukan, maka akan dikurangi,” pungkasnya. (Red)

2 KOMENTAR

  1. Tanpa syarat khusus? Kenapa saya ke Sanana harus rapid bayar 100k, trus saya balik udah trun bayarannya jadi 80k. 😭😭

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here