Awas, Samsat Haltim Akan Data Kendaraan di Setiap Rumah

  • Bagikan
Kepala Samsat Halmahera Timur, Zabarullah.

PENAMALUT.COM, MABA – Pemerintah Provinsi Maluku Utara, melalui Sistem Administrasi Manunggal Satu atap (Samsat) Halmahera Timur (Haltim) berencana akan melakukan sensus kendaraan yang melibatkan stakeholder pendukung pada tahun ini. Kegiatan pendataan atau sensus kendaraan tersebut akan menyasar wajib pajak pengguna kendaraan baik roda dua maupun roda empat di setiap rumah warga maupun perusahaan.

Kepala Samsat Haltim, Zabarullah mengatakan, hal itu dilakukan pihak Samsat Haltim untuk memaksimalkan sektor pendapatan pajak kendaraan bermotor. Karena diakuinya, sejauh ini terjadi kerugian pajak akibat sejumlah tunggakan maupun kendaraan yang identitasnya tidak jelas.

“Kami akan menyasar para wajib pajak agar menyelesaikan kewajiban pajaknya, juga mengidentifikasi sejumlah kendaraan yang masih beradministrasi di luar Maluku Utara. Kalau untuk kendaraan dalam daerah maka kita juga akan pastikan apakah sudah rusak atau seperti apa, begitu juga perusahaan akan kita datangi untuk sensus ini,” jelasnya.

Zabarullah memastikan dalam sensus tersebut semua kendaraan akan didata oleh Samsat Haltim tanpa terkecuali. Hal itu juga untuk memastikan sejumlah kendaraan yang menggunakan plat luar yang beroperasi di Haltim.

“Karena jujur saja untuk kendaran luar ini kita sangat dirugikan dari sisi pajak, begitu juga BBM, mereka menggunakan jalan kita tapi bayarnya di provinsi lain,” keluh dia.

Dikatakannya, untuk kendaraan yang masih berplat nomor luar Maluku Utara, pihaknya akan berkoordinasi dengan provinsi asal kendaraan tersebut agar memungkinkan penagihan pajak dilakukan dengan skema bagi hasil.

“Jadi sensus ini juga bertujuan seperti itu. Kita data semua, semisalnya di perusahan yang banyak pakai plat luar ini, tinggal kita koordinasi seperti apa solusinya. Kita tagih pajak mereka dan hasil kita bagi, supaya daerah tidak dirugikan dari pendapatan pajak ini,” tegas dia.

Untuk saat ini koleksi terbanyak kendaraan dengan plat nomor luar daerah  dipegang oleh perusahaan tambang yang ada di Haltim. Sehingga upaya tersebut dilakukan agar selain menyisir pendapatan pajak juga akan dilakukan penegasan untuk kendaraan yang digunakan secara administrasi dimutasi ke daerah operasi.

“Banyak perusahaan tambang pakai plat luar. Sepeti dari Manado, Jakarta, Makassar, Kendari, karena gara-gara perushan inilah sehingga kita lakukan sensus ini. Sebab untuk kendaraan dengan plat luar khususnya di perusahan harusnya 3 bulan berjalan sudah wajib dimutasi, karena yang rugi kita Maluku Utara, begitu juga Haltim, dalam pembagian DBH,” ungkapnya.

Zabarullah kembali memastikan sensus kendaraan itu dilakukan pada akhir tahun ini. Seluruh stakeholder terkait pun akan dilibatkan. “Kita berharap kegiatan yang akan kita lakukan ini bisa berdampak pada sisi pendapatan daerah ini, selain pihak kepolisian yang kita libatkan, media juga akan kita sertakan didalamnya,” pungkas dia. (MDF)

banner 680x680 banner 1280x473
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!