Sambut Smart City, DPRD Halsel Minta Kadis Dikbud Bangun Dari Tidur

  • Bagikan
Wakil Ketua Komisi I DPRD Halsel, Sagaf Hi. Taha. (Istimewa)

PENAMALUT.COM, LABUHA – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Bassam Kasuba telah mencanangkan program smart city atau kota cerdas.

Untuk menuju ke sana, maka seluruh perangkat daerah terutama kepala-kepala dinas harus mampu menyusun program yang terkoneksi dengan smart city.

Salah satu dinas yang dituntut untuk menjemput program tersebut adalah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud).

Sejauh ini, DPRD Halsel belum melihat adanya gagasan Dikbud dalam rangka menjemput tuntutan kota cerdas itu.

“Dikbud seyogyanya harus mampu menggagas tentang konsep pendidikan dalam konteks smart city, agar kualitas sistem pendidikan di Halsel menjadi prioritas,” ujar Anggota DPRD Halsel Fraksi Golkar, Sagaf Hi Taha, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (14/9).

Menurut Wakil Ketua Komisi I DPRD Halsel ini, untuk menyambut smart city, Kadis Dikbud Safiun Radjulan sudah harus mempunyai gagasan mengenai sistem pendidikan yang bermutu, dalam menyambut smart city.

“Safiun harus bangun dari tidur untuk menjemput smart city,” pinta Wakil Ketua DPD II Golkar Halsel ini.

Lanjut Sagaf, dalam upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya pendidikan di Halsel dan dalam kepentingan untuk mendukung program smart city, maka tentunya pemerintah daerah harus mengupayakan perubahan di berbagai hal, yang pertama adalah di sektor pendidikan.

“Kami di Komisi I yang membidangi pendidikan, tentu berharap pendidikan kita ke depan jauh lebih berkualitas. Maka yang pertama harus dimulai dari kebijakan ini adalah peningkatan kualitas SDM tenaga pendidikan kita,” tuturnya.

Ia menambahkan, dalam proyeksi pembiayaan di bidang pendidikan ke depan adalah pengembangan kualitas pendidikan jauh lebih utama, ketimbang yang lain. Walaupun sarana-sarana fisik itu penting, akan tetapi bagi DPRD jauh lebih penting adalah mendorong kualitas SDM tenaga pendidikan.

Kemudian kepala-kepala sekolah juga harus memenuhi syarat kompetensi sebagaimana amanah Permendikbud Nomor 6 tahun 2018, salah satunya adalah syarat menjadi kepala sekolah harus memiliki Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS). Tentunya ini ibarat pengendara yang harus memiliki SIM, mereka harus memiliki sertifikat kepsek.

“Saya kira ini sudah harus diberlakukan, sebab ini penting,” terangnya.

Ketiga, lanjut dia, ke depannya tidak ada lagi ketidaksesuaian antara jumlah rombongan belajar dan tenaga pengajar. Kirisis tenaga guru hampir di semua wilayah ini menjadi problem yang sangat penting untuk diatasi pemerintah daerah, maka distribusi tenaga pendidikan ini harus benar-benar merata, dan tentunya juga ikut berpengaruh pada peningkatan IPM yang saat ini berada di posisi sangat rendah.

Pihaknya di DPRD akan senantiasa mengevaluasi terkait dengan peningkatan kualitas pendidikan di Halsel melalui standar IPM yang saat ini rendah. Ini menjadi ujian bagi Kadis Dikbud dan pemerintah daerah untuk bagaimana mampu mendorong peningkatan IPM.

Dalam upaya untuk mendukung smart city di bidang pendidikan, tentunya gagasan untuk mewujudkan program pendidikan harus benar-benar berkualitas dan unggul.

DPRD juga berharap pendidikan berkualitas ini tidak hanya berlaku di kota, akan tetapi di semua wilayah harus merata. Upaya untuk bagaimana bisa menjangkau pendidikan berbasis digital, ini tidak boleh sepotong-sepotong, tetapi harus masuk ke seluruh wilayah kecamatan dan desa.

“Sehingga kita berharap masyarakat yang jauh di pelosok pun ikut menikmati pendidikan berbasis digital itu. Tentu kita berharap Dikbud bisa konsen merasakan bagaimana suasana pendidikan yang jauh dari listrik, yang jauh dari teknologi informasi, misalnya internet. Sehingga hal ini harus terpenuhi,” harapnya.

“Jadi kita ingin kepentingan pendidikan dan kualitas SDM, dan juga bagaimana mendorong guru berprofesional, maka guru juga harus dikembalikan sesuai dengan posisinya,” tandasnya mengakhiri. (rul/ask)

banner 680x680 banner 1280x473
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!