Kantongi Izin, Kapal Cepat MV Trans JB Rute Jailolo-Ternate Siap Beroperasi

  • Bagikan
Kapal cepat MV Trans JB, rute Jailolo-Ternate. (Istimewa)

PENAMALUT.COM, JAILOLO – Penanggung jawab Kapal Cepat MV Trans JB rute Ternate-Jailolo mengklaim sudah mengantongi izin untuk berlayar.

Lukman Muhammad selaku penanggung jawab Kapal Cepat MV Trans JB saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (13/10) malam tadi menyatakan, Kapal Cepat MV Trans JB bukan usaha ilegal, tetapi sudah memiliki izin mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah.

“Izin mulai dari pemerintah pusat yaitu mulai dari kementerian Perhubungan, izin dari Pemprov Maluku Utara, sampai ke Pemerintah Kabupaten Halbar semuanya sudah final. Jadi sah menurut hukum untuk mulai beroperasi,” jelas Lukman

Ia mengaku pengurusan izin itu sudah dilakukan jauh-jauh hari. Sehingga tidak mungkin tidak ada izin lalu beroperasi.

“Jadi sesama pengusaha jasa transportasi tidak boleh saling melarang. Harus bersaing secara sehat, karena pemerintah sudah mengeluarkan izin. Usaha kami ini bukan ilegal. Izinnya sudah lengkap,” jelasnya.

Penanggung jawab Kapal Cepat MV Trans JB, Lukman Muhammad. (Dok pribadi)

Menurut mantan pemain sepak bola yang tergabung dalam tim Persiter tahun 1989 ini, moda transportasi kapal cepat ini tidak merugikan bagi masyarakat, bahkan malah sangat menguntungkan.

“Pihak motoris speedboad jangan tunjukkan otot yang besar, karena kalau mereka mengancam bahwa akan adanya konflik, maka mereka akan berurusan dengan penegak hukum,” tegasnya.

Lukman juga akan meminta surat persetujuan dari Lurah Dufa-Dufa, sebab banyak masyarakat merespons positif terkait kehadiran kapal cepat yang akan berlayar dari Pelabuhan Dufa-Dufa menuju Pelabuhan Jailolo itu.

Terkait kapan beroperasi kapal cepat ini, kata Lukman, setelah habis masa kontrak dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk melayani para kafilah STQ Nasional Ternate-Sofifi selama dua pekan.

“Kami akan bertolak dari Ternate pada pukul 08.00 WIT pagi, sementara dari Jailolo pada pukul 16.30 WIT sore. Jadi pulang pergi. Mau ada penumpang atau tidak, kami akan berangkat pada waktu yang ditentukan. Jadi motoris speedboad jangan pikir kami harus menunggu sampai 200 penumpang baru berangkat. Salah itu,” tandasnya.

“Saya juga melihat respon masyarakat sangat antusias dengan moda transportasi kapal cepat yang nyaman ini, karena masyarakat lebih mementingkan keselamatan,” pungkasnya. (adi/ask)

banner 1280x960
banner 120x600
  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!