Beri Penerangan Hukum Kepada Siswa Dalam Kegiatan Jaksa Masuk Sekolah

  • Bagikan
Kegiatan jaksa masuk sekolah yang dilakukan Kejati Malut bertempat di SMA Negeri 10 Kota Ternate.

PENAMALUT.COM, TERNATE – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara memberikan penyuluhan dan penerangan hukum kepada siswa/siswa menyangkut dengan penggunaan media sosial (Medsos), kenakalan remaja, serta tugas dan fungsi kejaksaan.

Penyuluhan dan penerangan hukum dalam bentuk Jaksa Masuk Sekolah ini dilakukan di SMA Negeri 10 Kota Ternate, Rabu (27/10) tadi.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Malut, Richard Sinaga mengatakan, program ini sudah dilaksanakan secara rutin dengan tujuan mengenalkan hukum kepada anak didik sejak usia dini.

Menurutnya, generasi milenial barus
bisa memanfaatkan medias sosial. Mereka harus cerdas dan beretika ketika menggunkan Medsos. Cerdas bermedia sosial dapat dilakukan dengan cara menghindari atau membatasi posting yang akan merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Etika dalam bermedia sosial diantaranya adalah dengan menggunakan bahasa yang santun, membagikan informasi yang valid dengan sumber yang akurat, serta tidak membagikan informasi yang bersifat merugikan,” katanya.

Apalagi, lanjut Richard, penggunaan Medsos dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) diatur. Hal ini penting untuk mengingatkan mereka agar supaya tidak salah gunakan Medsos.

“Jadikan Medos sebagai alat dan sarana komukasi maupun sebagai kebutuhan lebih kepada hal yang positif. Tidak boleh lantang menggunakan jarinya yang merugikan diri mereka sendiri. Harapannya tentu kegiatan ini bisa bermanfaat buat anak didik dan sekolah,” harapanya.

Dia menambahkan, ini dilakukan dengan tujuan agar peserta didik tahu dan mengenal bentuk-bentuk kenakalan remaja dan dampak serta manfaat dari teknologi yang ada dalam penggunaan Sosmed. Sehingga mereka bisa menghindari hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri bahkan masa depannya.

Richard bilang, kegiatan ini bertujuan selain mengingatkan kepada para pelajar, juga dapat mengerti dan memahami apa penyebab dan mengantisipasi kenakalan remaja. Bahkan, pihaknya juga memaparkan tugas dan fungsi Kejaksaan.

“Kami juga kenalkan tugas dan fungsi kejaksaan kepada siswa agar mereka juga tahu kerja-kerja kejaksaan seperti apa. Kegiatan ini saya dengan Koordinator Bidang Intelijen, Samiaji, dan Kasi A selaku narasumber melakukan penyuluhan dan penerangan hukum terkait kenakalan remaja, serta dampak hukum terhadap penggunaan Sosmed ditinjau dari UU ITE Nomor 19 tahun 2016 perubahan atas UU ITE Nomor 11 tahun 2008,” jelasnya menutup. (gon/ask)

banner 1280x960
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!