JPU Hadirkan 6 Saksi Dalam Sidang Nautika

  • Bagikan
Sidang lanjutan dugaan korupsi pengadaan kapal Nautika yang berlangsung di Pengadilan Negeri Ternate. (Aksal/NMG)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara menghadirkan 6 orang saksi dalam sidang lanjutan dugaan korupsi pengadaan kapal Nautika penangkap ikan dan alat simulator pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Malut.

Sidang dengan agenda pemeriksaan saksi dari JPU ini digelar di Pengadilan Negeri (PN) Ternate, Selasa (2/11) sekira pukul 13.35 WIT tadi. Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Achmad Ukayat didampingi dua hakim anggota, Khadijah Amalzain Rumalean dan Aminul Rahman.

Mewakili JPU, Adri E. Pontoh mengatakan, pada kesempatan ini pihaknya menghadirkan 6 orang saksi, yakni Lutfi Ahmad, M. Rusni, Ibrahim Pelu, M. Ristandi, Mansur, dan Zulkifli.

Saksi yang dihadirkan JPU pada kesempatan sidang kali ini dari Dikbud Malut dan Pokja I ULP Malut.

Sekadar dikehatui, dugaan kasus korupsi pengadaan kapal Nautika dan alat simulator terjadi kerugian keuangan negara berdasarkan audit BPKP sebesar Rp 4.735.886.614.00 dari proyek yang dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019 senilai Rp 7.871.111.000.

Kejati Malut telah menetapkan 4 orang sebagai tersangka yakni, Imran Yakub selaku mantan Kadikbud Malut, Ibrahim Ruray selaku direktur PT Tamalanrea Karsatama yang mengerjakan proyek teraebut, Zainudin Hamisi mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan Reza mantan Pokja ULP Malut.

Proyek pengadaan kapal Nautika ini diperuntukkan bagi SMK swasta di Kabupaten Halmahera Timur. Proyek tersebut dikerjakan oleh PT Tamalanrea Karsatama. Selain kapal Nautika, PT Tamalanrea Karsatama juga merupakan pemenang tender proyek pengadaan alat simulator yang dialokasikan ke tiga SMK yakni, SMK Negeri 1 Halmahera Selatan, SMK Negeri 1 Sanana di Kabupaten Kepulauan Sula, dan SMK Negeri 1 Halmahera Barat. (gon/ask)

banner 1280x960
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!