Dalami Kasus Piutang Macet, Kejari Ternate Periksa 10 Orang

  • Bagikan
Kasi Intel Kejari Ternate, Abdullah. (Aksal/NMG)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate mulai mendalami dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) piutang macet jasa pandu kapal asing yang tidak disetorkan pihak perusahaan PT. Bintang Timur kepada PT. Pelindo Cabang Ternate.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kejari Ternate, R. Jefri Huwae melalui Kasi Intel, Abdullah mengatakan, pihaknya sudah menyelidi laporan tersebut. Bentuk tindaklanjutnya telah dilakukan pengumpulan data (Puldata) serta pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket) dengan memintai keterangan sejumlah pihak.

Pihak yang telah dimintai keterangan itu, kata Abdullah, pihak Pelindo sebanyak 6 orang, agen kepelabuahan Ahmad Yani 3 orang, dan dari Asosiasi satu orang.

“Pihak-pihak lain juga akan dipanggil untuk dimintai keterangan. Belum dipanggil akan kami panggil untuk memberikan keterangan agar membuat terang kasus ini,” katanya kepada wartawan, Selasa (16/11).

Lanjut Abdulla, dalam waktu dekat akan dipanggil pihak perusahan PT. Bintang Timur untuk dimintai keterangan. Bahkan tidak menutup kemungkinan pihak-pihak yang sudah memberikan keterangan juga akan dipanggil kembali.

“Akan dipanggil lagi, karena kasus ini baru tahap penyelidikan permintaan keterangan berupa klarifikasi,” ujarnya.

Sekadar diketahui, dugaan piutang macet jasa pandu kapal asing sejak tahun 2019 sampai 2021 ini pihak perusahaan PT. Bintang Timur tidak menyetorkan kepada PT. Pelindo Cabang Ternate senilai Rp 1.121.915.146. (gon/ask)

banner 1280x960
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!