Datangi Wali Kota, Puluhan Anggota Satpol-PP Desak Copot Fandi Mahmud

  • Bagikan
Senumlah anggota Satpol-PP Kota Ternate saat menemui Wali Kota M. Tauhid Soleman. (Karno/NMG)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Puluhan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), Kamis (18/11/) siang tadi mendatangi kantor Wali Kota Ternate. Kedatangan mereka untuk menemui M. Tauhid Soleman dan menyampaikan keluhan terkait kebijakan Kepala Satpol-PP, Fhandy Mahmud, yang selama ini dianggap pilih kasih.

Sikap Fandi yang dianggap pilih kasih menyebabkan hubungan internal Satpol-PP Kota Ternate tidak baik.

Slaah satu anggota Satpol yang namanya enggan disebut mengatakan, tujuan mereka menemui Wali Kota terkait kebijakan Kasatpol-PP yang tebang pilih. Untuk itu, pihaknya mendesak wali kota agar memanggil yang bersangkutan, dan bahkan bila perlu mencopotnya dari jabatan Kasatpol.

“Kami selalu merasa dizalimi dalam setiap kebijakan yang dibuat, Kasat hanya mementingkan orang-orang yang dia pilih. Sementara yang lain tidak,” katanya.

Ada sejumlah keluhan yang disampaikan kepada Wali Kota, M. Tauhid Soleman. Setiap pembagian pakaian Dinas, Kasat memerintahkan untuk tandatangan daftar, tetapi sebagian anggota tidak menerima pakaian dinas dan pembagian tidak merata hanya anggota tertentu.

“Kami tidak dilibatkan dalam berbagai kegiatan operasi yustisi, Patroli Covid-19, Pengamanan STQ dan masih banyak Iagi kegiatan yang tidak dilibatkan,” kata mereka.

Mereka juga menuding Kasat melakukan korupsi honor pos vital dan Honor Linmas.

“Kasat juga sangat nepotisme, sebab adik kandung kasat tidak pernah masuk kantor selama bertahun-tahun tetapi menikmati gaji dan honorer kesejahteraan. Kasat tidak pernah memberikan teguran atau sanksi. Malah kalau ada anggota yang tidak masuk kantor satu minggu saja, langsung diberikan sanksi berupa penahanan gaji atau dipindahkan, bahkan ada yang diberhantikan,” tukasnya.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman berjanji dalam waktu dekat akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan anggota Satpol-PP sesuai prosedur dan tahapan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

“Saya sudah mendengar dan melihat apa yang menjadi tuntutan bapak/ibu, saudara/saudari sekalian, dan tentu ini menjadi perhatian. Ada mekanisme dalam memutuskan masalah ini, yang pasti akan ditindak lanjuti,” janjinya. (ano/ask)

banner 1280x960
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!