DAERAH  

Dukung Gus Yahya, Sekwil NU Malut Desak Copot Sarbin Sehe

Sekwil NU Malut, Abubakar Abdullah.

PENAMALUT.COM, TERNATE – Ketua Wilayah Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Maluku Utara, Sarbin Sehe yang menyatakan dukungan terhadap Gus Yahya sebagai Ketua PBNU masa khidmat 2021-2024.

Sarbin juga diketahui mendukung pelaksanaan konferensi besar (Konbes) NU yang digelar di hotel Bidakara, Selasa (7/11) hari ini. Sikap Ketwil NU Malut ini mendapat respons keras dari Sekretaris Wilayah NU Malut, Abubakar Abdullah.

Abubakar Abdullah kepada wartawan menyampaikan bahwa dukungan dan kehadiran Ketwil NU Malut, serta Rais Surya dan Katib itu menunjukan sikap inkonsisten, karena Konbes tersebut tidak ada persetujuan dari PBNU.

Abubakar secara tegas menyatakan bahwa ketua NU Malut layak untuk dinonaktifkan. Ini karena dalam waktu yang bersamaan, PBNU dan jajaran pengurus besar hendak menggelar rapat pleno penetapan waktu Muktamar.

“Hari ini ada rapat pleno di Kantor PBNU Kramat Raya, Jakarta, yang akan membahas pelaksanaan Muktamar ke-34. Sementara itu Ketwil cs menghadiri Konbes yang dimaksud itu memiliki dua target, yakni penetapan kepanitiaan baru dan menetapkan waktu Muktamar,” ujarnya, Selasa (7/12) tadi.

Menurutnya, Sarbin cs telah mengambil tindakan yang inkonstitusinal terhadap organisasi. Atas dasar itulah, Abubakar yang saat ini menjabat Sekretaris DPRD Provinsi Malut itu menyatakan rapat pleno PBNU hari ini berkaitan penetapan jadwal Muktamar ke-34 di Bandar Lampung harus dapat diperluas agendanya.

“Karena itu harus diperluas agenda dengan mengevaluasi ketua-ketua wilayah yang telah terbukti melakukan gerakan inkonstitusional itu,” tegas Abubakar.

Karena itu menurutnya, dukungan Sarbin Sehe atas diadakannya Konbes ini sudah kelewat batas.

“Ini sengaja menciptakan kegaduhan besar dalam tubuh organisasi, jadi layak dinonaktifkan,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.