MAJANG  

Kantor Dipalang, Warga Minta Lurah Mangga Dua Utara Dicopot

Warga memalang Kantor Lurah Mangga Dua Utara beberapa waktu lalu. (Udy/NMG)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Warga Kelurahan Mangga Dua Utara, Kota Ternate, kesal dengan sikap lurah yang jarang berada di kantor.

Ketidakhadiran lurah di kantornya menyebabkan pelayanan terhambat. Setiap warga yang mengurus administrasi terpaksa harus bolak balik menunggu tandatangan lurah.

Sikap lurah ini lantas memicu kemarahan warga. Mereka lantas mendatangi kantor lurah pada Rabu (19/1) dan melakukan pemalangan.

Salah satu warga setempat, Jamrud Hi. Wahab mengungkapkan, kehadiran warga di Kantor Lurah Mangga Dua Utara ini untuk memprotes keberadaan lurah yang jarang di kantor.

Sudah beberapa kali warga mencoba menemui lurah di kantor, namun tidak pernah ketemu.

“Dua hari kemarin juga hal yang sama, malah sudah dikoordinasikan ke Sekretaris Lurah, tolong sampaikan kepada Pak Lurah untuk hadir melayani pelayanan masyarakat menyangkut pengurusan lingkungan dan sebagainya. Tetapi sama saja, sampai sejauh ini tidak ada,” katanya kesal.

Ia bilang, warga kemudian kesal dan melakukan pemalangan.

“Jika tidak melakukan pemalangan, Pak Lurah pasti diam terus. Karena masyarakat setiap mengurus sesuatu, harus bolak balik ke kantor lurah, sampai-sampai ada tumpukan administrasi yang belum ditandatangani, itu yang membuat warga kesal,” ujarnya.

Untuk itu, mereka meminta Wali Kota M. Tauhid Soleman agar segera mencopot lurah tersebut.

“Jadi tuntutan warga meminta pak lurah harus dicopot dari jabatannya,” pintanya.

Sementara Sekertaris Lurah Mangga Dua Utara, Dahlia Malintang mengatakan, ini hanya miskomunikasi, sebab beberapa warga ingin berkoordinasi dengan lurah masalah pelayanan.

“Sebenarnya masalah ini terjadi soal koordinasi antar lingkungan. Hanya saja mulai dari Senin sampai hari ini Pak Lurah tidak berada di kantor, sehingga warga kesal,” tuturnya.

Kata dia, akibat lurah yang tidak berkantor ini membuat pelayanan di kantor lurah tidak bisa jalan. Akibatnya, puluhan berkas yang harusnya ditandatangani lurah tertumpuk, sebab belum ditandatangani lurah.

“Padahal kelurahan juga mau bersiap untuk musrembang, tapi Pak Lurah tidak ada. Jadi warga pertanyakan keberadaan Pak Lurah,” tandasnya. (udy/ask)

Respon (6)

  1. What i do not understood is actually how you’re not actually much more well-liked than you may be now. You’re very intelligent. You realize therefore considerably relating to this subject, produced me personally consider it from a lot of varied angles. Its like men and women aren’t fascinated unless itā€™s one thing to do with Lady gaga! Your own stuffs outstanding. Always maintain it up!

  2. Whats Happening i’m new to this, I stumbled upon this I have discovered It absolutely helpful and it has aided me out loads. I hope to contribute & help other customers like its aided me. Great job.

  3. Hi, Neat post. There’s a problem with your website in internet explorer, would test thisā€¦ IE still is the market leader and a big portion of people will miss your fantastic writing because of this problem.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *