Kompolnas Apresiasi Polda Malut Pecat Oknum Brimob Terlibat Asusila

Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti. (Istimewa)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengapresiasi langkah Polda Maluku Utara memecat oknum Anggota Brimob yang diduga terlibat asusila.

Seperti diketahui, Polda Malut melalui Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) telah melakukan sidang kode etik profesi Polri terhadap oknum Anggota Brimob berinisi IMD berpangka Bripda itu.

Dalam sidang tersebut, Ketua dan anggota sidang memutuskan pemecatan tidak dengan hormat (PTDH) kepada Bripda IMD lantaran perilakunya telah mencoreng nama baik Polri.

“Kami menyambut baik adanya tindakan tegas Polda Malut kepada Bripda IMD yang telah mencoreng nama baik institusi dengan melakukan kekerasan terhadap pacarnya. Tindakan bersangkutan memaksa sang pacar untuk aborsi dan menolak bertanggungjawab adalah tindakan bejat,” ujar Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti kepada wartawan, kemarin (26/2).

Kata dia, meskipun putusan PTDH itu dilakukan banding oleh IMD, Kompolnas berharap bandingnya ditolak. Karena tidak ada gunanya mempertahankan anggota bermasalah untuk menjadi Anggota Polri. Ibarat buah yang busuk, yang bersangkutan (IMD) pasti akan menularkan kebusukannya.

Poengky menuturkan, jika ada tindakan-tindakan lain yang dilakukan oleh Bripda IMD, misalnya melakukan ancaman, maka pelapor (korban) dapat kembali melaporkan Bripda IMD ke ranah pidana. Agar tindakannya tersebut diproses secara pidana.

“Untuk mencegah terjadinya kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan yang dilakukan anggota Polri, kami berharap penyidikan HAM dan pendidikan gender perlu dimasifkan pada anggota. Agar mindset dan cultureset anggota lebih menghormati HAM dan sensitive gender,” harapnya.

Poengky juga menyarankan kepada Polda Malut agar pengawasan terhadap anggota Polri di Polda dan jajaran lebih ditingkatkan lagi. Bagi anggota yang melanggar, perlu diberikan sanksi berat.

Sekadar informasi, Bripda IMD diduga menghami sang pacar insial NI. Bahkan IMD juga diduga menyuruh NI untuk menggugurkan kandungannya. Namun NI tidak menuruti keingian sang pacar. Hingga melahirkan, NI tak kunjung dinikahi oleh IMD.

Padahal keduanya telah mengikuti sidang izin menikah BP4R di kesatuan Bripda IMD pada Juli 2021 lalu. (gon/ask)

Respon (7)

  1. Ping-balik: Penis Envy Mushroom
  2. Thanks, I’ve just been looking for information approximately this topic for a long time and yours is the greatest I’ve found out so far. But, what in regards to the conclusion? Are you sure in regards to the source?

  3. I was suggested this web site by my cousin. I am not sure whether this post is written by him as nobody else know such detailed about my difficulty. You are wonderful! Thanks!

  4. I was curious if you ever considered changing the structure of your site? Its very well written; I love what youve got to say. But maybe you could a little more in the way of content so people could connect with it better. Youve got an awful lot of text for only having 1 or 2 images. Maybe you could space it out better?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *