MAJANG  

Habiskan Rp 1,7 Miliar, DLH Kota Ternate Minta Tambahan Anggaran Subsidi BBM

Kantor DLH Kota Ternate. (Istimewa)

PENAMALUT.COM, TERNATE ā€“ Alokasi anggaran bahan bakar minyak (BBM) untuk operasional sejumlah kendaraan mobil Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate di kalim tidak cukup. Apalagi dengan volume sampah yang cukup tinggi, tentu membuat DLH harus mengajukan tambahan anggaran.

Ini disampaikan Kepala Bidang Persampahan pada DLH Kota Ternate, Asmal Layaro kepada Nuansa Media Grup (NMG), Selasa (5/7).

Menurutnya, anggaran BBM untuk sejumlah kendaraan di DLH sudah menghabiskan Rp 1,7 miliar dari sejak Januari hingga Juni. Sehingga, di APBD perubahan nanti, pihaknya akan memasukan penambahan anggaran.

“Pagu untuk BBM yang dianggarkan senilai Rp 3,2 miliar, dan itu semua mobil yang terikat di DLH kecuali mobil pribadi. Sedangkan kendaraan beroperasi itu, yakni mobil truk 18 unit, ambrol 4 unit, L300 pikap 7 unit dan alat berat TPA 3 unit,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, untuk mobil truk pengangkut sampah dalam sehari, BBM harus terisi 120 liter lantaran pelayanannya dua kali. Bahkan, pihaknya harus bon dalam seminggu dan itu sudah dihitung estimasi anggarannya.

Sehingga itu, pihaknya sudah melakukan hering bersama DPRD untuk meminta tambahan anggaran, lantaran biaya BBM tersisa Rp 1,5 miliar.

“Karena pasca pergantian kepemimpinan ini utang mulai cukup banyak, jikalau tahun 2022 anggaran sudah habis terpakai, tentunya akan berhutang lagi di Pertamina. Sekalipun sudah berkeja sama, namun setelah masuk perubahan baru utang itu dibayar kembali,” tutupnya. (udi/tan)