DAERAH  

Tak Diperhatikan Pemerintah, Warga Desa Pencado-Maluli Bangun Jembatan Secara Swadaya

Warga Desa Pencado dan Desa Maluli saat bergotong-royong membangun jembatan penghubung secara swadaya.

PENAMALUT.COM, TALIABU – Warga Desa Pencado dan Desa Maluli, Kecamatan Taliabu Selatan, Kabupaten Pulau Taliabu, bergotong-royong membangun jembatan di salah satu sungai setempat.

Cara swadaya masyarakat ini dilakukan karena sudah lama jembatan penghubung dua desa tersebut tak diperhatikan pemerintah daerah.

Salah satu warga Desa Pencado, Zihu, mengatakan pembangunan jembatan ini sangat penting dan cukup beralasan, karena jembatan itu sebagai penghubung antara Desa Pencado dan Desa Maluli.

Selain itu juga digunakan untuk memudahkan akses menuju ke Tempat Pemakaman Umum (TPU). Bahkan, pelajar yang berangkat ke sekolah di dua desa ini setiap hari harus melewati jembatan penghubung tersebut.

“Kalau terjadi banjir, misal ada warga yang meninggal dunia tidak bisa melewati jembatan ini, kecuali kalau saat airnya kering baru bisa dilewati. Begitu juga anak sekolah yang dari Desa Maluli harus diliburkan karena jembatan ini masih rusak, sehingga tidak bisa dilewati,” ujar Zihu kepada Nuansa Media Grup (NMG), Kamis (24/11).

Kata dia, pengerjaan pembangunan jembatan secara swadaya ini dimulai hari ini, Kamis, (24/11) sampai selesai. Seluruh pekerja merupakan warga sukarela yang dilakukan secara bergotong royong.

Sementara itu, anggaran pembangunan jembatan ini bersumber dari donatur, baik warga maupun anggota DPRD Pulau Taliabu. Dengan demikian, dana yang terkumpul sekitar Rp 20 juta.

“Untuk anggota DRRD yang kasih sumbangan itu, Samsudin Aki, Vidiya Alwi, Yursil Angkasa, Seniwati Buamona. Kemudian Ko Emang Direktur CV Dua Putri dan Kepala Desa Pencado,” jelasnya.

Lebih lanjut Zihu menuturkan, sebelumnya pihaknya telah mengusulkan pembangunan jembatan ini kepada pemerintah daerah. Bahkan pemangku kebijakan juga sudah meninjau lokasi tersebut, hanya saja sejauh ini belum ada realisasi pembangunan, sehingga masyarakat berinisiatif membangun secara swadaya meski dengan keterbatasan anggaran.

Karena itu, masyarakat berharap agar Pemerintah Desa dan Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu menaruh perhatian untuk kelanjutan pembangunan jembatan tersebut.

“Kali ini kami sangat berharap perhatian pemerintah, agar pembangunan jembatan permanen segera dilaksanakan,” harapnya menutup. (ysn/tan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *