Dugaan Korupsi Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Taliabu Mencuat

Sejumlah massa aksi saat menggelar aksi di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Maluku Utara. (Aksal/NMG)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Dugaan korupsi anggaran perjalanan dinas DPRD Kabupaten Pulau Taliabu tahun 2022 mencuat.

Hal ini diungkapkan sejumlah massa aksi saat menggelar demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Kamis (6/6).

Anggaran perjalanan dinas senilai Rp 3 miliar lebih itu diduga terindikasi disalahgunakan. Untuk itu, massa aksi mendesak Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara segera memanggil Ketua DPRD Taliabu dan Sekretaris DPRD Taliabu untuk diperiksa.

“Kami menduga adanya penyalahgunaan anggaran perjalanan dinas DPRD Taliabu ini. Sehingga itu, kepada Kejati Maluku Utara segera memeriksa pihak-pihak yang diduga terlibat,” desak koordinator aksi, Juslan Latif.

Massa aksi juga mendesak Kejati Maluku Utara agar menyelidiki dugaan korupsi proyek pembangunan jaringan perpipaan (SPAM-IKK) di Pulau Limbo, Taliabu. Proyek tersebut melekat di Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Maluku Utara dengan anggaran puluhan miliar.

Proyek ini hingga kini tak berfungsi lantaran gagal perencanaan. Pekerjaannya pun terbengkalai dan bahkan sebagian sarananya sudah rusak. (gon/ask)