Kader Maju Cawabup, PDIP Morotai Belum Bersikap

Ketua DPC PDIP Kabupaten Pulau Morotai, Richard Samatara. (Zunanjar/NMG)

PENAMALUT.COM, DARUBA – Judi Robert R. Dadana telah menyatakan sikap maju Pilkada Morotai 2024. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Morotai dari Fraksi PDIP itu telah mendaftar di tim penjaringan di beberapa partai politik sebagai calon wakil bupati Pulau Morotai mendampingi Samsuddin Banyo.

Meskipun sebagai kader dan pengurus DPC PDIP Morotai, saat ini partai besutan Megawati Soekarnoputri itu belum bersikap atas keputusan salah satu kadernya itu.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pulau Morotai, Richard Samatara, mengaku PDIP belum memutuskan akan mendukung salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pulau Morotai di Pilkada 2024 mendatang. Meskipun, salah satu kader partai tersebut sedang mengikuti penjaringan bakal calon wakil bupati Morotai.

“Terkait PDIP untuk Kabupaten Pulau Morotai kami juga belum ada info (rekomendasi) ke siapa, tapi memang ada beberapa calon yang mengambil formulir di PDIP dalam penjaringan kemarin. Kami dari DPC sudah serahkan semua ke Provinsi untuk ditindaklanjuti. Jadi sampai sekarang juga kami belum terima pemberitahuan, karena masih dalam proses,” kata Richard, Senin (1/7).

Menurutnya, dari sejumlah nama yang telah mengikuti penjaringan di PDIP, salah satunya merupakan kader partai, yakni Judi R. Dadana. Judi berpasangan dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Maluku Utara, Samsuddin Banyo.

“Dari formulir penjaringan kemarin itu Pak Judi itu 02 di Samsuddin Banyo. Di medsos juga sudah tersebar soal it, hanya partai ke siapa juga itu tergantung DPP. Kami hanya menjaring calon-calon dan penentuannya ada di pusat,” ujarnya.

Richard juga menepis adanya informasi bahwa Judi akan dipecat jika berpasangan dengan partai pengusung lainnya yang di luar koalisi nasional seperti Partai Gerindra. Di mana Partai Gerindra sendiri telah bersikap mengusung Samsuddin Banyo sebagai Calon Bupati Morotai.

“Tidak ada (pemecatan) itu. Pokoknya semuanya tergantung pusat saja. Kami di DPC hanya mengikuti aturan saja,” pungkasnya. (jun/ask)