PENAMALUT.COM, TERNATE – Pengungsi banjir bandang di Kelurahan Rua, Kota Ternate, mulai dipulangkan ke rumah. Selain dipulangkan ke rumah, sebagian ditempatkan ke hunian sementara.
Sebanyak 53 kepala keluarga (KK) hari ini dikembalikan ke rumah asal. 53 KK yang dikembalikan ke rumah masing-masing ini setelah pemerintah melakukan pembersihan material dan sebagainya di setiap rumah, sehingga masih bisa ditempati kembali.
Data yang diterima dari Dinas Sosial Kota Ternate, jumlah pengungsi yang menepati posko pengungsian di SMK Negeri 4 Kota Ternate pasca banjir bandang berjumlah 239 jiwa atau sebanyak 72 Kepala Keluarga (KK).
Kepala Dinas Sosial Kota Ternate, Burhanuddin Abdul Kadir, mengatakan dari ratusan pengungsi tersebut ada yang dipindahkan ke rusunawa STIKIP, Mes Pemda Halmahera Timur, dan sisanya dikembalikan ke rumah masing-masing.
Pengungsi yang dipindahkan ke Mes Pemda Haltim sebanyak 30 jiwa atau 9 KK pada Selasa (10/9). Selanjutnya 34 jiwa atau 10 KK dipindahkan ke rusunawa STIKIP pada Rabu (11/9).
“Mereka yang menempati hunian sementara ini karena rumahnya hancur total dan tidak bisa lagi tempati,” ujarnya, Kamis (12/9).
“Kita sudah lakukan pembersihan duluan, baik itu rumah, MCK, sumur, termasuk halaman mereka untuk memastikan ketika mereka dikembalikan ke hunian awal sudah dalam kondisi yang aman,” terangnya.
Burhanuddin menyebut meskipun para pengungsi sudah dipindahkan, namun pusat logistik masih ditempatkan di SMK Negeri 4 Kota Ternate yang berlokasi di Kelurahan Kastela. (udi/ask)

















