DAERAH  

Wali Kota dan Wawali Turun Dengar Keluhan dan Kebutuhan Nakes di Daratan Oba

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tidore mendengar keluhan dan kebutuhan tenaga kesehatan di daratan Oba

PENAMALUT.COM, TIDORE – Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen dan Wakil Wali Kota Ahmad Laiman turun dengar keluhan tenaga kesehatan empat puskesmas di daratan Oba, Rabu (19/3).

Ini dilakukan untuk memastikan program 100 hari kerja berjalan maksimal. Kunjungan wali kota dan wawali ini juga didampingi Dandim 1505/Tidore Letkol Kav. Chalter Purba, Kapolresta Tidore Kombes Pol. Yury Nurhidayat, Sekretaris Daerah Ismail Dukomalamo, Para Asisten dan Staf Ahli wali kota serta pimpinan OPD di lingkup Pemerintah Kota Tidore Kepulauan.

“Setelah di Pulau Tidore, hari ini saya bersama Wakil Wali Kota turun langsung mendengarkan keluhan dan kebutuhan para tenaga kesehatan di empat puskesmas yang berada di daratan Oba,” tuturnya. 

Menurutnya, kesehatan merupakan sektor pelayanan publik yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat di Kota Tidore Kepulauan. Setelah melakukan peninjauan, rata-rata keluhan dan kebutuhan para tenaga kesehatan ini meliputi infrastruktur dan sarana prasarana, meubelair, fasilitas atau alat kesehatan yang memadai, serta kebutuhan pendukung di rumah dinas hingga akses jaringan internet yang baik.

“Setelah mendengarkan langsung kebutuhan-kebutuhan tersebut nanti kita kaji bersama untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.

Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman dalam kesempatan tersebut mengatakan, peninjauan empat puskesmas di Daratan Oba yang meliputi UPT. Puskesmas Rawat Inap Galala, UPT. Puskesmas Akelamo, UPT. Puskesmas Talagamori dan UPT. Puskesmas Payahe. Ini dilakukan untuk melihat secara merata kebutuhan fasilitas kesehatan di Kota Tidore.

“Selain kebutuhan infrastruktur dan sarana prasarana yang ada di puskesmas, pada kesempatan ini juga kami mengidentifikasi kondisi pondok bersalin desa (polindes) dan puskesmas pembantu (pustu) di daratan Oba yang disampaikan langsung oleh para bidan desa. Ini juga hal urgen yang harus diperhatikan, karena menjadi kebutuhan masyarakat di desa,” ucapnya.

Upaya memaksimalkan pelayanan publik di sektor kesehatan, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen dan Wakil Wali Kota Ahmad Laiman juga memastikan para tenaga kesehatan di puskesmas yang masih berstatus honorer agar dapat mengikuti seleksi PPPK Tahap II, serta berharap semangat dan kerja keras para nakes dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat Kota Tidore Kepulauan terus ditingkatkan. (ask)