DAERAH  

Pemkot Tidore Kepulauan Kembangkan Padi Gogo

PENAMALUT.COM, TIDORE – Kota Tidore Kepulauan saat ini memiliki potensi untuk pengembangan penanaman padi gogo yang kurang lebih luasnya 850 hektar. Potensi ini akan dikembangkan untuk mendukung ketahanan pangan di Provinsi Maluku Utara.

Hal ini dikemukakan Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Taher Husain, dalam kegiatan penanaman untuk akselerasi luas tambah tanaman padi gogo.  

Kegiatan kerja sama antara Kementrian Pertanian kolaborasi dengan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, BRMP Maluku Utara dan Kodim 1505/ Tidore ini berlangsung di Desa Trans Kosa, kecamatan Oba, Sabtu (2/8).

Taher menyampaikan bahwa untuk trans kosa dan trans tayawi yang bersebelahan, ada kurang lebih 600 hektar sudah ditetapkan perdanya, sehingga tidak bisa di otak-atik lahannya.

“Dalam RPJMD Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2026-2030, pertanian menjadi salah satu faktor unggulan untuk mendukung Asta Cita Presiden dalam swasembada pangan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Taher juga meminta dukungan serta kolaborasi kepada semua pihak, menurutnya agar target kedepan 1 tahun 100 hektar, maka dalam waktu 5 tahun dapat mencetak sebanyak 500 hektar, namun upaya tersebut, tentu juga didukung dengan sarana prasarana lainnya.

Sementara itu, Plt Direktur Jendral Perkebunan Abdul Roni Angkat dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini bukan sekedar seremonial, melainkan komitmen bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, para petani dan seluruh kepentingan dalam membangun ketahanan pangan nasional yang bekelanjutan.

“Dengan kegiatan inilah, kita menanam harapan menumbuhkan semangat dan memanen keberhasilan di masa yang akan datang, kita berharap dengan penanaman padi gogo ini, tidak hanya dilakukan sebagai proyek jangka pendek saja, tetapi menjadi bagian dari perubahan sistem pertanian yang lebih adaptif, efesiensi dan berdaya saing,” jelasnya.

Mengakhiri sambutannya, Abdul Roni merespon baik permintaan dan dukungan dari Pemerintah Kota Tidore Kepualaun, dirinya menyebutkan, apapun kebutuhan yang diminta sekarang agar dapat diusulkan segera ke pemerintah pusat  untuk ditindak lanjuti.

Turut hadiri dalam kegiatan tersebut, Kepala Balai Besar Perbenihan dan Perlindungan Tanaman Perkebunan Ambon, Kepala Balai BRMP Maluku Utara, Danramil 1505-05/Sofifi, Kepala Dinas Pertanian Maluku Utara, Pimpinan OPD terkait, Camat, Kepala Desa, Penyuluh dan juga para petani.