Kades di Halmahera Utara Didemo Warganya Terkait Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Desa

Warga Dedeta menggelar aksi di depan Kantor Bupati Halmahera Utara

PENAMALUT.COM, TOBELO –  Warga Dedeta, Kecamatan Loloda Kepulauan, menggelar aksi di depan Kantor Bupati Halmahera Utara, Senin (11/8). Aksi ini terkait dengan dugaan penyalahgunaan dana desa yang dilakukan Pj Kepala Desa Dedeta, Subhan Baba.

Massa aksi menyebut anggaran desa tahap satu tahun 2024 diduga tidak terealisasi senilai Rp 456.359.000. Sementara untuk yang direalisasi senilai Rp 286.100.000, dengan total pagu anggaran Rp 742.459.000.

Untuk anggaran tahap satu tahun 2025 dengan total anggaran senilai Rp 377.000.000. Sementara yang direalisasi sebesar Rp 92.203.000, dan tidak terealisasi senilai Rp 284.797.000.

Koordinator aksi, Ekopitriadi Daeng, menilai kehadiran Pj Kades Dedeta ini membuat gaduh dan bermasalah berkepanjangan, bahkan agenda penting dalam desa juga ia tidak hadir. Sehingga itu, pihaknya meminta bupati segera memerintahkan kepada inspektorat agar melakukan audit investigasi secara menyeluruh terhadap penggunaan dana desa tahun 2024 sampai 2025 Desa Dedeta. 

“Bupati segera memberhentikan Subhan A.R. Baba dari jabatan Pj Kepala Desa Dedeta serta memberikan sanksi hukum sesuai peraturan perundang-undangan,” desaknya. (fnc/ask)