DAERAH  

KM Cantika Dihadang Sejumlah Speedboat di Tengah Perjalanan, Ini Masalahnya

Aksi penghadangan yang dilakukan sejumlah speedboat di tengah laut

PENAMALUT.COM, JAILOLO – Kapal cepat KM Cantika 08 dihadang sejumlah speedboat di tengah perjalanan dari Ternate menuju Jailolo, Halmahera Barat, Jumat (28/11).

Aksi ini dipicu karena pengusaha speedboat setempat merasa kecewa dengan kebijakan Pemda Halmahera Barat yang tak menepati janjinya.

Ketua Asosiasi Speedboat Halmahera Barat, Lon Abdul Gafur mengungkapkan, awalnya mereka dihubungi pihak Pemda terkait rencana masuknya kapal cepat KM Cantika 08 di Halmahera Barat. 

Menurutnya, dari pemberitahuan itu bahwa KM Cantika akan beroperasi di hari Sabtu dan Minggu, menggantikan KM Miko Natalia yang sedang melakukan docking. Pihak asosiasi juga bersedia dan tak keberatan dengan beroperasinya KM Cantika, hanya saja harus ada kesepakatan.

“Jadi kami memberikan ruang, silahkan masuk saja. Dari situ pun saya langsung respons. Jangankan Sabtu-Minggu, setiap hari pun tidak jadi soal,” katanya.

Namun, lanjut dia, pengusaha speedboat menegaskan bahwa persetujuan tersebut harus diikuti dengan kesepakatan dengan asosiasi. Mereka meminta Pemda dan pihak Cantika 08 duduk satu meja dengan asosiasi untuk membahas skema operasional yang adil.

Pihak asosiasi khawatir jika nanti KM Miko Natalia selesai docking dan kembali beroperasi, maka akan ada dua kapal cepat yang melayani rute Jailolo-Ternate, dan itu akan mematikan usaha mereka.

“Inti dari tuntutan kami adalah memastikan keberlanjutan usaha mereka. Mereka meminta agar hanya ada satu kapal cepat yang beroperasi di rute tersebut,” pintanya.

“Jadi asosiasi pengusaha speedboat itu meminta agar satu kapal cepat saja, takutnya jangan sampai Miko Natalia sudah beroperasi, maka ada dua kapal cepat,” sambungnya.

Pihak asosiasi juga meminta agar tuntutan mereka diakomodir Pemda.

“Hari ini kami lakukan aksi mogok berlayar. Kita mogok sambil menunggu hearing dengan Pemerintah Daerah maupun DPRD,” pungkasnya. (adi/ask)