PENAMALUT.COM, TERNATE – Jajaran ASN di lingkungan UPT Kementerian Pekerjaan Umum di Provinsi Maluku Utara menggelar upacara memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia di halaman Kantor BPJN Maluku Utara, Ternate, Senin (17/8).
Upacara dipimpin Plt Kepala BPJN Maluku Utara, Abdul Hamid Payapo, selaku inspektur upacara. Dalam kesempatan itu, Abdul Hamid membacakan amanat tertulis Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo.
Dalam amanat tersebut, Menteri PU menekankan pentingnya efisiensi, transparansi, dan ketepatan sasaran dalam pengelolaan anggaran pembangunan infrastruktur.
“Setiap rupiah pembangunan harus menghasilkan manfaat sebesar-besarnya. Belanja harus efisien, terarah, dan terukur. Pemborosan dan kebocoran harus kita cegah,” kata Abdul Hamid membacakan amanat Menteri.
Ia juga menegaskan pembangunan infrastruktur tidak semata mengejar besarnya proyek, tetapi harus memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, termasuk menekan biaya ekonomi dan mendorong produktivitas.
“Yang kita cari bukan proyek yang paling besar, melainkan manfaat yang paling besar bagi rakyat,” tegasnya.
Selain efisiensi anggaran, integritas aparatur menjadi perhatian utama. Setiap pegawai diminta menjaga uang rakyat, mutu pekerjaan, serta tidak menyalahgunakan kewenangan.
“Integritas terlihat dari keputusan sehari-hari, menjaga uang rakyat, menjaga mutu pekerjaan, tidak menyalahgunakan kewenangan, tidak mengambil yang bukan hak kita, dan berani mengatakan tidak kepada penyimpangan,” ujarnya.
Di akhir upacara, Abdul Hamid mengajak seluruh peserta mendoakan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi.
“Semoga seluruh masyarakat yang terdampak diberi keselamatan dan kekuatan, serta keadaan dapat segera pulih,” tuturnya. (ask)
















