Tegaskan Komitmen Bersih, Kasatker Rahman Sebut Tuduhan Suap Itu Hoaks

PENAMALUT.COM, TERNATE – Kepala Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Prasarana Strategis Wilayah Maluku Utara, Rahman, menegaskan komitmennya menjalankan proyek pembangunan Sekolah Rakyat secara transparan dan sesuai aturan. Ia sekaligus membantah keras tuduhan yang mengaitkan dirinya dengan dugaan suap dua unit mobil Toyota Innova.

Rahman menyebut tuduhan tersebut tidak berdasar dan merupakan informasi bohong atau hoaks yang dinilai merugikan nama baik pribadi maupun institusinya.

Bantahan itu disampaikan menyusul aksi unjuk rasa yang mendesak Kejaksaan Tinggi Maluku Utara mengusut dugaan suap dalam proyek pembangunan Sekolah Rakyat.

“Informasi itu tidak benar. Saya tegaskan, tuduhan tersebut hoaks. Kalau ada yang menuduh, silakan tunjukkan buktinya dan jangan hanya membangun opini,” tegas Rahman di Ternate, Rabu, 2 September 2026.

Rahman mengatakan pihaknya tidak alergi terhadap kritik maupun pengawasan publik. Ia bahkan mempersilakan masyarakat, media, maupun aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan terhadap pelaksanaan proyek yang berada di bawah tanggung jawab Satker.

“Kami siap dikritik dan tidak pernah alergi terhadap proses hukum atau pemeriksaan. Kalau memang ada bukti pelanggaran, silakan laporkan kepada lembaga berwenang,” ujarnya.

Menurut Rahman, pengawasan merupakan bagian penting untuk memastikan pembangunan Sekolah Rakyat berjalan transparan dan akuntabel. Namun, ia meminta kritik maupun tuduhan disampaikan berdasarkan data dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

Ia juga mengingatkan agar persoalan proyek tidak digiring menjadi serangan personal. Menurutnya, tuduhan tanpa bukti hanya akan menimbulkan kegaduhan dan mengaburkan persoalan sebenarnya.

“Silakan awasi dan kritik pekerjaan kami. Kalau ada kekurangan atau kesalahan, tunjukkan datanya dan kami akan bertanggung jawab melakukan perbaikan. Tetapi jika tuduhan itu tidak benar, kami berhak memberikan klarifikasi agar masyarakat mendapatkan informasi yang berimbang,” pungkasnya. (ask)