Konsisten Dorong Kompetensi Masyarakat Lingkar Tambang, Wamenaker Beri Penghargaan ke PT Position

PENAMALUT.COM, TERNATE — PT Position mendapat penghargaan atas peran aktif dan kontribusinya dalam mendukung peningkatan pelatihan vokasi dan produktivitas di Maluku Utara.

Penghargaan tersebut diterima Deputy Direktur PT Position, Gatot Budi Kuncahyo, dalam acara penutupan Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch IV sekaligus pembukaan Pelatihan Peningkatan Produktivitas di Aula Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ternate, Jumat (18/9).

Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas sinergi, kepedulian, dan peran aktif PT Position dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Provinsi Maluku Utara.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor dalam kesempatan tersebut menegaskan, kompetensi dan keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan vokasi merupakan modal penting bagi tenaga kerja untuk memasuki dunia kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan.

“Bagi peserta yang belum langsung terserap di pasar kerja, kami mengimbau agar memanfaatkan kompetensi tersebut untuk menangkap peluang dan mengembangkan usaha mandiri,” kata Afriansyah.

Menurutnya, pelaksanaan pelatihan di BPVP Ternate dan Satuan Pelayanan (Satpel) PVP Sofifi merupakan wujud dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Ketenagakerjaan dalam meningkatkan kualitas SDM di Maluku Utara.

Dalam kegiatan tersebut, penghargaan juga diberikan kepada sejumlah mitra industri dan institusi yang dinilai konsisten mendukung program vokasi, yakni PT Position, PT Harita, Bela Hotel, dan FIB Universitas Khairun (Unkhair).

Khusus PT Position, penghargaan diberikan karena perusahaan dinilai konsisten berkontribusi dalam peningkatan kompetensi masyarakat di wilayah lingkar tambang.

Meski tergolong baru dalam beroperasi, PT Position tercatat telah mengirimkan masyarakat lingkar tambang untuk mengikuti program pelatihan sejak 2024 hingga tahun ini.

Program tersebut menjadi agenda rutin tahunan perusahaan sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan masyarakat di wilayah lingkar tambang.

Kemenaker melalui BPVP Ternate dan Satpel PVP Sofifi selanjutnya berkomitmen untuk terus menyelaraskan program pelatihan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Sinergi antara pemerintah, pemerintah daerah, industri, lembaga pendidikan, dan masyarakat dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan tenaga kerja Maluku Utara yang kompeten, disiplin, dan produktif. (ask)