PENAMALUT.COM, TERNATE — Gubernur Maluku Utara Sherly Laos resmi memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Maluku Utara periode 2026–2031.
Mendampingi Sherly, Surahman selaku Sekretaris dan Jabar abdul selaku bendahara. Jajaran pengurus DPD HKTI Maluku Utara dilantik langsung Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI, Sudaryono, dalam acara pelantikan dan pengukuhan pengurus yang digelar di Ballroom Bela Hotel Ternate, Senin (21/9/2026).
Dalam sambutannya, Sudaryono menyebut dirinya sebagai orang kedua yang melantik Sherly sebagai Ketua DPD HKTI Maluku Utara setelah Presiden.
“Selain Pak Presiden, ternyata saya adalah orang kedua yang melantik Ibu,” kata Sudaryono.
Usai pernyataan tersebut, Sudaryono secara resmi melantik Sherly bersama seluruh jajaran pengurus DPD HKTI Maluku Utara untuk masa bakti 2026–2031.
Dalam prosesi pelantikan, para pengurus menyatakan kesediaan menjalankan amanah organisasi serta mengucapkan ikrar untuk menjunjung tinggi Pancasila dan UUD 1945 dalam memperjuangkan sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Para pengurus juga berkomitmen mematuhi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), seluruh peraturan organisasi, loyal kepada pimpinan, serta menjalankan tugas secara amanah.
“Mematuhi AD-ART dan peraturan organisasi lainnya. Loyal kepada pimpinan dan menjalankan tugas organisasi secara amanah,” ujar Sudaryono saat memandu ikrar pengurus.
Setelah seluruh rangkaian ikrar selesai, Sudaryono menegaskan Sherly bersama jajaran pengurus resmi menjalankan mandat memimpin HKTI Maluku Utara hingga 2031.
“Dengan demikian, Ibu Gubernur beserta Bapak dan Ibu semua telah resmi menjadi pengurus HKTI Provinsi Maluku Utara,” ucapnya.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala daerah se-Maluku Utara, serta sejumlah undangan.
Dengan kepengurusan baru tersebut, HKTI Maluku Utara diharapkan semakin aktif memperkuat pembangunan sektor pertanian sekaligus memperjuangkan peningkatan kesejahteraan petani di daerah. (ask)














