[metaslider id="30652"]

Dari Jurnalis ke Pengacara, Iksan Maujud Siap Bertarung Calon Ketua Makayoa Malut

Iksan Maujud

PENAMALUT.COM, TERNATE — Bursa calon Ketua Ikatan Keluarga Besar Makian-Kayoa (Makayoa) Provinsi Maluku Utara mulai bermunculan menjelang pelaksanaan musyawarah yang direncanakan berlangsung pada November 2026. Sejumlah nama yang mencuat itu salah satunya figur muda Makayoa, Iksan Maujud.

Mantan jurnalis Seputar Malut yang kini berprofesi sebagai advokat itu menyatakan kesiapannya untuk ikut meramaikan kontestasi perebutan kursi ketua paguyuban besar masyarakat Makian-Kayoa tersebut.

file_00000000e98c8206a260f504a395d26a(1)
previous arrow
next arrow

Iksan bukan hanya mengandalkan latar belakang profesionalnya di bidang hukum. Ia juga mulai membangun komunikasi dengan sejumlah tokoh dan sesepuh Makayoa, baik yang berada di Jakarta maupun di Ternate, sebagai bagian dari langkah menuju musyawarah.

Silaturahmi tersebut dilakukan untuk menyampaikan niat sekaligus meminta restu dari para tokoh senior Makian-Kayoa sebelum melangkah lebih jauh dalam kontestasi kepemimpinan organisasi.

Iksan yang lahir di Desa Kaiyasa, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, dikenal pernah menekuni dunia jurnalistik sebelum beralih profesi menjadi advokat. Saat ini, ia diketahui berkiprah sebagai kuasa hukum di PT Nusa Halmahera Minerals (NHM), salah satu perusahaan ternama yang beroperasi di Maluku Utara.

Saat berbincang dengan media pada Rabu (28/10), Iksan menegaskan keseriusannya untuk mengambil bagian dalam musyawarah Makayoa.

Menurutnya, paguyuban Makayoa merupakan rumah bersama bagi masyarakat Makian dan Kayoa. Karena itu, kepemimpinan organisasi tersebut harus menjadi ruang bagi semua generasi untuk berkontribusi, termasuk kalangan muda.

“Paguyuban besar Makayoa ini milik semua orang Makian dan Kayoa di Maluku Utara. Ini kesempatan emas bagi figur muda untuk ikut ambil bagian dalam kontestasi yang rencananya digelar pada November ini,” ujar Iksan.

Ia menambahkan, komunikasi dengan para sesepuh dan tokoh Makayoa menjadi langkah penting untuk menyerap pandangan serta memperoleh masukan sebelum merumuskan arah kepemimpinannya.

Iksan mengatakan, apabila mendapat restu dan dukungan, dirinya akan mulai menyusun visi, misi, serta program kerja untuk ditawarkan kepada peserta musyawarah.

“Dalam waktu dekat ini saya akan mencoba bersilaturahmi dengan sesepuh di Ternate dan Jakarta untuk meminta restu. Kalau saya mendapat restu, barulah disusun visi, misi, dan program untuk ditawarkan kepada forum musyawarah nanti,” pungkasnya.

Selain Iksan Maujud, nama Sarbin Sehe dan Ikram Malan Sangadji juga mulai diperbincangkan sebagai figur yang berpotensi meramaikan bursa calon ketua.

Dinamika ini menjadi perhatian menjelang musyawarah Makayoa Maluku Utara. Forum tersebut diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus ruang bagi para kandidat untuk menawarkan gagasan demi memperkuat persatuan keluarga besar Makian-Kayoa di Maluku Utara maupun di luar daerah. (ask)

Desain Tanpa Judul (5)
previous arrow
next arrow