PENAMALUT.COM, TIDORE – Komunitas sosial Sekolah Adat Dodara sukses melaksanakan kegiatan Sehari Mengabdi dengan tema “Membentuk Generasi Tidore yang Cerdas, Peduli Lingkungan, dan Cinta Budaya.” Kegiatan ini berlangsung di SDN Talaga Puncak, Kelurahan Rum, Kecamatan Tidore Utara, Kamis (17/4).
Koordinator Pendidikan Sekolah Adat Dodara, Bayu Sanjaya Kahar, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah awal pengabdian komunitasnya di Dusun Talaga Puncak.
“Kegiatan ini menjadi awal pengabdian kami bersama siswa-siswi SDN Talaga Puncak. Fokusnya adalah pengenalan lingkungan, mengajarkan mereka untuk menjaga dan mencintai lingkungan sekitar,” ujar Bayu.
Ia menjelaskan, selain edukasi lingkungan, kegiatan juga menitikberatkan pada pelestarian budaya, khususnya bahasa daerah Tidore. Para siswa diberikan kesempatan untuk mengenal dan menjelaskan jenis-jenis sampah menggunakan bahasa Tidore.
“Harapannya, setelah kegiatan ini, siswa-siswi semakin semangat belajar tentang lingkungan dan budaya,” tambahnya.
Hal senada disampaikan Sekretaris Sekolah Adat Dodara, M. Yusril Syafar. Ia menilai kegiatan Sehari Mengabdi menjadi momen penting dalam menanamkan nilai-nilai dasar kepada generasi muda.
“Kegiatan ini kami kemas dengan pendekatan belajar sambil bermain. Anak-anak diajak memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mengenali jenis-jenis sampah, serta menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa Tidore sebagai identitas budaya,” jelas Yusril.
Ia berharap, pengalaman tersebut tidak hanya menjadi pengetahuan sesaat, tetapi mampu membentuk karakter anak-anak ke depan.
“Kami ingin anak-anak tumbuh menjadi generasi yang cerdas, peduli lingkungan, dan bangga terhadap budayanya. Ini juga menjadi langkah awal untuk memperluas gerakan serupa ke depannya,” pungkasnya.












