PENAMALUT.COM, TERNATE – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara bergerak membantu penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Buku Deru-Deru, Kelurahan Takome, Kota Ternate, yang terjadi sejak 3 Oktober 2026.
Dipimpin langsung Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPJN Maluku Utara, Abdul Hamid Payapo, BPJN mengerahkan alat berat jenis excavator ke lokasi untuk membantu proses pemadaman api pada Rabu (14/10).
Langkah tersebut merupakan bentuk kolaborasi lintas instansi dalam menangani kebakaran TPA Takome. BPJN Maluku Utara bersama Pemerintah Kota Ternate, Pemerintah Provinsi Maluku Utara, serta unit pelaksana teknis (UPT) Kementerian Pekerjaan Umum bersinergi melakukan penanganan langsung di lapangan.
Selain mengerahkan alat berat, BPJN Maluku Utara juga menyatakan kesiapan untuk terus mendukung upaya penanganan selama masa tanggap darurat. Dukungan yang disiapkan meliputi bantuan logistik, penambahan excavator, serta pengerahan petugas sesuai kebutuhan di lapangan.
Kebakaran TPA Takome menjadi perhatian karena meski sebagian besar api di permukaan telah berhasil dipadamkan, titik-titik panas masih ditemukan di kedalaman sekitar 5 hingga 10 meter. Kondisi tersebut memicu munculnya asap yang masih menyelimuti kawasan tempat pembuangan akhir.
Pemerintah Kota Ternate sebelumnya menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melalui Surat Keputusan Wali Kota Nomor 149/III.6/KT/2026. Status tanggap darurat tersebut berlaku hingga 16 Oktober 2026.
Penanganan kebakaran melibatkan tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran, TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta balai terkait. Sejumlah armada pendukung, termasuk mobil Water Cannon dan truk tangki air, juga dikerahkan untuk membantu proses pemadaman.
Pengerahan excavator oleh BPJN Maluku Utara diharapkan dapat memperkuat upaya penanganan titik-titik panas yang masih tersisa, sekaligus mendukung kerja tim gabungan selama masa tanggap darurat.
Kolaborasi lintas instansi ini menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan kebakaran TPA Takome, terutama untuk mengendalikan sumber panas di dalam timbunan sampah agar tidak kembali memicu munculnya api. (ask)
















