Terkait Dugaan Politik Uang di Halut, Bawaslu Tunggu Laporan Warga

0
Koordinator Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran (HPP) Bawaslu Halmahera Utara, Iksan Hamiru. (Foto: chido/penamalut.com)

PENA – Pelanggaran Pilkada berupa politik uang yang diduga melibatkan pasangan calon bupati dan wakil bupati Halmahera Utara (Halut) Frans Manery dan Muhlis Tapi Tapi pada 5 September lalu, sedang dikaji oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Halut.

Dugaan pelanggaran yang terjadi pada hari kedua pendaftaran bakal paslon tersebut tak hanya disaksikan oleh Panwascam Tobelo, tapi disaksikan juga oleh Komisioner Bawaslu Halut Iksan Hamiru.

Iksan, kepada Penamalut.com di ruang kerjanya, Senin (7/9) mengakui, meski telah menyaksikan langsung peristiwa tersebut, pihaknya masih harus menerima laporan resmi dari masyarakat untuk memproses dugaan pelanggaran tersebut.

“Rekaman videonya juga telah diambil oleh Panwascam Tobelo. Hanya saja, laporan secara resmi dari masyarakat belum dimasukkan ke Bawaslu,” kata Kordiv Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran (HPP) Bawaslu Halut ini.

Menurut Iksan, dasar peristiwa untuk ditetapkan sebagai pelanggaran pilkada tidak hanya bersumber dari temuan, tapi perlu juga adanya laporan. Atas dasar tersebut, hingga kini Bawaslu belum melakukan panggilan. Pihaknya baru akan melakukan rapat bersama untuk memastikan pelanggaran politik uang tersebut.

“Intinya bawaslu akan tetap menindaklanjuti temuan tersebut dan melakukan kajian awal kalau ada unsur pelanggaran politik maka itu bisa digugurkan dalam tahapan calon,” ungkapnya

Menurutnya, dalam Undang-undang nomor 10 Tahun 2016 pasal 73 ayat 4, kasus ini masih dalam proses temuan pelanggaran politik uang. Bawaslu akan menindaklanjuti itu dengan mengkaji, apakah pelanggaran ini memiliki unsur pelanggaran atau tidak.

Dikatakannya, kalau memenuhi unsur maka akan ditindaklanjuti dengan nomor register. Dari sinilah proses penanganan berjalan. Tapi saat ini belum ditangani, tapi masih dalam masa tahap pengkajian.

“Apakah masuk dalam unsur pidana atau masuk pada unsur lainnya,” tandasnya. (FN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here