banner 728x250

Mantan Kepala SMA Muhammadiyah Ternate Dilaporkan ke Polda

  • Bagikan
Kuasa Hukum Pelapor, Muhammad Konoras. (Istimewa)
banner 468x60

PENA – Mantan Kepala SMA Muhammadiyah Ternate, NS alias Nursani, resmi dilaporkan oleh Kadikbud Maluku Utara (Malut) Imam Makhdy Hassan, ke Ditreskrimum Polda Malut, Senin (5/10).

Kuasa Hukum Pelapor, Muhammad Konoras mengatakan, laporan atau pengaduan ini terkait dengan peristiwa hukum berupa pemalsuan dokumen ijazah dan atau Dokumen Siswa Peserta Ujian (daftar 8355) yang diduga dilakukan oleh NS.

banner 336x280

“Iya, 14 September 2020 terlapor telah menggelar jumpa pers bersama-sama dengan tim kuasa hukumnya dengan menggunakan dokumen palsu berupa ijazah/STTB yang diduga tidak sesuai aslinya, dan atau memalsukan dokumen negara berupa ijazah/STTB dan Daftar Peserta Ujian (8355), kemudian menyampaikan ke publik seakan-akan dokumen tersebut asli. Padahal berdasarkan dokumen-dokumen yang ada terdapat perbedaan yang sangat mencolok,” ungkap Konoras.

Konoras menambahkan, terlapor juga menyebarkan berita bohong dan atau memberikan keterangan palsu didepan publik terkait dengan ijazah/STTB milik US yang seakan-akan ijazah tersebut asli.

“Sehingga klien kami, sebagai pihak yang mengeluarkan ijazah/STTB merasa dirugikan dan ingin mendapatkan kepastian hukum,” tambanya.

Lanjut Konoras, ijazah/STTB yang diduga palsu tersebut kemudian digunakan oleh salah satu calon bupati Halmahera Selatan, US, sebagai kelengkapan syarat calon ke KPU Halmahera Selatan.

“Sebagai bahan kajian Iebih Ianjut oleh Penyidik Polda Maluku Utara, kami menunjuk beberapa kejanggalan,” cetusnya.

Katanya, US mengikuti ujian akhir tahun 1992, namun Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) atau ijazah menggunakan blangko 1990. Kode ijazah murid-murid yang memiliki ijazah 1992, memiliki kode ijazah yang sama yaitu OB og, 0132161.

“Sementara hanya US sendiri yang memilki kode ijazah OC og, 0857530,” ungkapnya.

Selain itu, ijazah/STTB yang terbit tahun 1992 cara penulisannya berbeda dengan ijazah yang dimiliki oleh US. Dimana ijazah US, format tulisannya dimulai dengan tanggal, bulan dan tahun. Sementara ijazah 1992 pada umumnya ditulis dimulai dengan nomor surat, kemudian tanggal, bulan dan tahun ditulis di belakang.

“Tanda tangan kepala sekolah pada ijazah US tahun 1992, sangat berbeda dengan tanda tangan kepala sekolah pada ijazah/STTB yang dimilki oleh siswa Iain pada tahun 1992,” ucap pengacara senior Maluku Utara ini.

Ia menambahakan, pada daftar Peserta Ujian 8355 terindikasi tidak asli dan sengaja untuk disobek agar tidak diketahui keasliannya.

“Berdasarkan bukti-bukti awal dan bukti-bukti yang kami ungkap tadi, mohon kiranya  Kapolda Maluku Utara in casu Direktur Kriminal Umum Polda Malut berkenaan melakukan Penyelidikan dan Penyidikan,” jelasnya.

“Selain itu, melakukan upaya paksa berupa melakukan penyitaan terhadap dokumen-dokumen berupa daftar Peserta ujian Iazim disebut daftar 8355 yang dikuasai oleh SMA Muhammadiyah dan ijazah/STTB milik US yang berada dalam penguasannya, serta memanggil para pihak yang terkait dengan pemalsuan dokumen negara ini,” pungkasnya. (*)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *