Tunggakan Pelanggan PDAM Ternate Capai Rp 4 Miliar

0
Direktur Utama PDAM Kota Ternate, Abdul Gani Hatari. (Dok Penamalut.com)

PENA – Penggunaan air oleh warga yang dipasok dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Ternate hingga saat ini mencapai 31 ribu rumah. Penggunaan ini bahkan menjangkau warga yang tinggal di daerah dataran tinggi seperti Facei, Foramadiahi, Moya dan beberapa daerah dataran tinggi lain di Kota Ternate.

Meski demikian, ada persoalan lain yang masih sering terjadi. Yaitu sejak 2013, pelanggan pengguna air PDAM masih menunggak pembayaran yang nilainya mencapai Rp 4 miliar.

Hal itu dikatakan Direktur Utama PDAM Kota Ternate Abdul Gani Hatari, Senin (15/3) di ruang kerjanya. Menurut Abdul Gani, tunggakan air tidak hanya dilakukan oleh warga yang menjadi pelanggan, beberapa instansi pemerintah juga masih ada yang menunggak tagihan.

“Makanya itu, saya sekedar ingin ingatkan kembali, segala tunggakan yang ada harus diselesaikan. Selain itu, saya juga berharap agar pelanggan membayar tunggakan setiap bulan berjalan tepat pada waktunya,” harap Abdul Gani.

Abdul Gani menambahkan, sering terjadi protes yang datang dari warga karena macetnya aliran air ke rumah. Hal itu kerap terjadi lantaran aliran pipa seringkali bocor.

“Jika tunggakan yang ada ini dibayar, ditambah warga sering bayar tepat waktu, maka problem-problem seperti ini akan cepat ditangani. Karena dengan anggaran sebesar itu kita bisa menambah aliran dengan kekuatan pipa yang tentu lebih berkualitas,” tandasnya.

PDAM Ternate saat ini masih mengandalkan PLN sebagai pemasok listrik utama. Maka jangan heran jika terjadi pemadaman listrik, aliran air juga ikut macet. Atas dasar itu pihak PDAM terus mengupayakan agar punya mesin listrik sendiri.

“Hal itu bisa tercapai jika tunggakan dan seluruh proses pembayaran oleh pelanggan dilakukan tepat waktu,” tutup Abdul Gani. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here