banner 1080x1080 banner 1080x1080 banner 1080x1080

Meninjau Vaksinasi dan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Pulau Taliabu

  • Bagikan
Suasana peninjauan pelaksanaan vaksinasi covid yang berlangaung di RSUD Taliabu. (Ask Penamalut)
banner 468x60

PENA – Pelaksanaan vaksinasi covid di Kabupaten Pulau Taliabu masih terbilang rendah. Dari target sasaran 6.846 orang yang harus menerima vaksin, sampai dengan April ini baru tercapai 899 orang yang divaksin.

Ini terlihat saat Tim Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Utara melakukan monitoring ke kabupaten yang dipimpin Aliong Mus itu.

Sasaran yang paling banyak belum menerima vaksin adalah pelayanan publik dan orang lanjut usia (Lansia). Untuk kategori pelayanan publik dengan jumlah target 4.616, yang baru menerima vaksin 462 atau 10 persen. Begitu juga lansia dengan jumlah sasaran 1.591, yang baru divaksin 15 orang atau 0,9 persen.

Sementara untuk tenaga kesehatan dari target sasaran 639 orang, sejauh ini sudah ada 422 orang yang menerima vaksin atau mencapai 66 persen.

“Vaksin yang kita terima sampai saat ini sebanyak 2040 dosis dan yang sudah terpakai 1420 dosis. Stok vaksin kita 620 dosis,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Taliabu, Kuraisiyah Marsaoli kepada wartawan, Senin (5/4).

Kuraisiyah juga menjelaskan terkait penanganan covid di Taliabu. Pihaknya sangat ketat terhadap masyarakat yang keluar masuk di Taliabu. Sejauh ini masih ada 40 ribu rapid test antigen yang diperuntukan di pintu-pintu masuk bagi warga yang dari luar Taliabu, baik itu dari Sulawesi maupun dari Sanana.

“Apabila mereka tidak memiliki rapid test antigen, maka wajib swab di tempat pas pintu masuk. Apabila ada yang reaktif, langsung kita karantina. Ini langkah pencegahan dan pemutusan mata rantai yang kami lakukan,” ujarnya.

Bahkan Satuan Tugas (Satgas) Kabupaten Taliabu juga memiliki satu klinik di Tambang Adidaya Tangguh yang mulai melaksanakan tahapan vaksinasi.

“Per minggunya kita swab sekitar seribu orang. Yang kita dapati kemarin ada yang reaktif langsung dikarantina dan pemberian obat hingga sembuh,” tandasnya.

Sejauh ini, kasus covid di Taliabu sudah nol dan masuk zona hiaju. Sebelumnya, kata Kuraisiyah terdapat beberapa yang positif, namuj sampai saat ini sudah sembuh semuanya dan tidak ada penambahan lagi. (Red)

banner 1080x1080
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *