Inspektorat Malut Warning 79 ASN Yang Menjadi Temuan BPK, 17 Mei Batas Pengembalian

0
Kepala Inspektorat Malut, Nirwan M.T Ali. (Ais Penamalut)


PENA – Menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas temuan kerugian keuangan negara oleh sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Inspektorat Malut mengundang 79 ASN pada 12 SKPD di lingkup Pemprov Malut.

Mereka yang diundang itu kaitannya dengan temuan yang nilainya kecil atau di bawah 10 juta sejak tahun 2017, 2018 dan 2019.

“Saya mengundang mereka untuk memberikan ketegasan dengan membuat surat pernyataan bahwa pada tanggal 17 Mei, 79 orang ini harus menyelesaikan 100 persen temuannya,” tegas Kepala Inspektorat Malut, Nirwan M.T Ali yang ditemui usai pertemuan di Kantor Perwakilan Inspektorat di Ternate, Kamis (15/4).

Mantan Kepala Dinas PTSP Malut itu juga menegaskan apabila pada 17 Mei belum ada yang mengembalikan sepenuhnya, maka akan di ambil langkah lain sesuai dengan sandaram hukum yang berlaku.

“Karena itu sudah tidak ada kompromi lagi. Pertemuan tadi saya sudah tekankan, dan mereka juga bersedia dengan menandatangani surat pernyataan bahwa siap mengembalikan temuan 100 persen,” jelasnya.

Temuan ini, lanjut Nirwan, lebih banyak perjalanan dinas yang melekat pada masing-masing orang di 12 dinas tersebut. Nilai total temuannya mencapai 129 juta.

Menurutnya, langkah pertama yang dilakukan melalui gebrakan ini adalah untuk temuan yang paling kecil lebih dulu. Selanjutnya akan dilakukan hal yang sama dengan pihak ketiga yang menjadi temuan.

Langkah penegasan yang diambil ini merupakan upaya untuk menjadikan Pemprov Malut bersih dari temuan, sebagaimana yang menjadi keinginan Gubernur Abdul Gani Kasuba dan Wakil Gubernur M. Al Yasin Ali.

“Meski belum capai 100 persen, minimal sampai akhir 2021 ini sudah di atas angka 80 persen,” pungkasnya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here