Aktivitas Kapal Perintis di Pelabuhan Babang, Halsel, Dihentikan Sementara

  • Bagikan
Kepala UPP Kelas II Babang, Rosihan Gamtjim. (Istimewa)

PENAMALUT.COM, LABUHA – Aktivitas pelayanan kapal perintis dari dan ke Pelabuhan Babang, Kabupaten Halmahera Selatan, dihentikan sementara.

Penghentian sementara ini menyusul Surat Dirjen Hubla Nomor: AL.016/2/7/DJPL/2021 tertanggal 14 Juli 2021 perihal pengoperasian kapal perintis terkait pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Untuk itu disampaikan pada kesempatan pertama bahwa kegiatan pelayanan publik kapal perintis tahun anggaran 2021 Pangkalan Babang dengan kode trayek R-65 untuk kapal KM Sabuk Nusantara 40 yang diganti dengan kapal KM Berneo Jaya I. Rute A, Babang – Saketa – Papaceda – Pasipalele – Pulau Dowora – Gane Dalam – Gane Luar – Bisui – Maffa (PP). Rute B, Babang – Pigaraja – Wayaua – Pelita – busua – Yaba – Kayoa – Makian – Bitung (PP).

Kode trayek R-66 dengan kapal KM Kie Raha I yang diganti dengan kapal KM Berguna. Rute Babang – Saketa – Papaceda – Pasipalele – Pulau Dowora – Gane Dalam- Pulau Torobi – Kofiau – Gag – Pam – Sorong (PP).

Pelabuhan Babang, Halmahera Selatan. (Istimewa)

Bahwa kapal perintis tersebut diberhentikan sementara atau port stay di Pelabuhan Babang/Pelabuhan Pangkal.

“Pemberhentian sementara ini sampai pemberitahuan lebih lanjut,” jelas Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Babang, Rosihan Gamtjim kepada wartawan, Kamis (15/7).

Namun demikian, kata mantan Kepala UPP Soasio ini, dalam keadaan mendesak dan darurat, kapal perintis ini dapat beroperasi setelah mendapat persetujuan dari Direktur Jenderal Perhubungan Laut.

“Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan untuk diketahui masyarakat,” tukas Rosihan. (ask)

banner 1280x960
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!