Soal LPJ Dana Covid, Julius: Tanpa Inspektorat Menyurat Juga Harus Dimasukkan

  • Bagikan
Kepala Inspektorat Halbar, Julius Marau. (Istimewa)

PENAMALUT.COM, JAILOLO – Kepala Inspektorat Halmahera Barat, Julius Marau, menegaskan bahwa Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dana covid yang melekat di masing-masing dinas sudah harus menjadi kewajiban instansi tersebut memasukkan laporan pertanggungjawabannya tanpa menunggu dimintai atau disurati terlebih dahulu.

Penegasan ini disampaikan Julius menyusul LPJ dana covid di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halbar belum disampaikan ke Inspektorat.

Belakangan, BPBD Halbar melalui Kasubag Keuangan mengaku belum memasukkan laporan tersebut lantaran belum disurati oleh Inspektorat.

Julius lantas menanggapi bahwa sudah menjadi kewajiban bagi instansi yang menggunakan dana covid untuk memasukkan LPJ-nya tanpa diminta Inspektorat.

“Memang itu seharusnya dimasukkan tanpa perlu kami menyurat, karena memang prosedurnya sudah begitu, dan memang itu kewajiban instansi yang menggunakan dana Covid 2020,” jelasnya saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (6/8).

Menurutnya, sejumlah dinas yang mengelola anggaran covid saat ini sudah memasukkan laporannya sejak akhir 2020 lalu, diantaranya Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, DPMPD, dan PDAM Jailolo.

“Yang tersisa hanya BPBD. Kami sudah komunikasi serta koordinasi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD sebelumnya. Sudah diingatkan diingatkan, tapi sampai saat ini belum juga dimasukkan,” katanya.

Ia berharap BPBD agar segera masukkan laporan, biar pihaknya bisa melihat progres pengelolaan anggaran tersebut.

“Jika ada kekurangan maka akan kami koordinasi, sama seperti SKPD yang lain yang telah diperiksa,” ujarnya.

Sekadar diketahui, penggunaan anggaran covid dari BPBD Halbar tahun 2020 sesuai hasil rekapan Buku Khas Umum (BKU) Bendahara Pengeluaran senilai Rp 3.475.185.000. (adi/ask)

banner 680x680 banner 1280x473
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!