Perwakilan Sula Sabet Juara Umum Lomba Bertutur Tingkat Provinsi Malut

  • Bagikan
Nursabila Jawa, perwakilan lomba bertutur tingkat provinsi dari Kepulauan Sula yang menyabet juara umum.

PENAMALUT.COM, SANANA – Nursabila Jawa, perwakilan Kepulauan Sula yang ikut lomba bertutur tingkat Provinsi Maluku Utara berhasil menyabet juara umum.

Nursabila akan mewakili Maluku Utara pada ajang lomba bertutur kata tingkat Nasional sebagai Duta Baca dari Provinsi Malut yang diselenggarakan Perpustakaan Nasional.

Kepala Bidang Pengelola Pengembangan dan Pelestarian Perpustakaan Daerah pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sula, Ridwan Umasangaji mengatakan, perwakilan lomba bertutur kata dari Kabupaten Sula atas nama Nursabila Jawa, siswi kelas 4 SD Negeri 4 Sanana meraih juara 1 tingkat provinsi.

Putri dari pasangan Eksan Umasugi dan Nuryanti Kedafota itu menyisihkan puluhan peserta dari berbagai kabupaten/kota di Malut pada lomba yang dilaksanakan di Kota Ternate selama beberapa hari kemarin itu.

“Alhamdulillah perwakilan Kepulauan Sula keluar sebagai juara Umum tingkat provisni. Ini merupakan satu kebanggaan bagi kami. Nanda Nursabila tampil sebagai pemenang pertama,” ujar Ridwan saat dihubungi wartawan, Rabu (25/8) tadi.

Menurut Ridwan, ini merupakan buah dari kerja keras semua pihak, baik pihak sekolah, teman pelaksana, tim juri, dan semua pihak yang berandil dalam kegiatan lomba duta baca.

Sebagai leading sektor penyelenggara urusan pemerintahan bidang perpustakaan terutama terkait dengan kegiatan pengembangan perpustakaan dan untuk mewujudkan budaya literasi masyarakat, ia berharap kegiatan yang telah terprogramkan secara Nasional ini harus tetap mendapat perhatian dari pemerintah daerah Kepulauan Sula.

Kegiatan ini selain merupakan suatu keharusan secara tupoksial di bidang perpustakaan, di sisi lain kegiatan ini memiliki relasi yang sangat kuat dalam upaya meningkatkan minat baca para siswa. Selain itu, juga kegiatan ini turut meningkatkan animo siswa untuk terus menggunakan perpustakaan sebagai sarana belajar.

Lomba bertutur ini juga diharapkan bisa terwujudnya budaya literasi di kalangan para siswa khususnya, dan juga masyarakat pada umumnya.

“Selebihnya kami berharap kepada pemerintah daerah melalui instansi yang memiliki kewenangan di bidang perencanaan agar selalu memberi kami ruang yang cukup, agar kami bisa berupaya untuk terus mengeksplor ide-ide kreatif dan inovatif bagi pengembangan program yang ada pada bidang perpustakaan,” pinta Ridwan menutup. (ish/ask)

banner 1280x960
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!