Tawarkan Ganja Lewat Aplikasi Michat, Bento Dibekuk Polisi

  • Bagikan
Pelaku saat diamankan Resmob Polsek Ternate Utara. (Polsek Ternate Utara)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Nasib sial dialami SA alias Bento, warga Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate Ternate.

Bagaimana tidak, Bento bermaksud mengajak seorang wanita cantik lewat aplikasi Michat untuk berkenal. Wanita tersebut sebut saja Bunga, warga Ternate Utara. Setelah kenal, keduanya saling video call.

Dari video call itu, Bento mengajak Bunga ke rumahnya untuk bersama-sama menggunakan narkoba jenis ganja.

Bukannya setuju, Bunga lalu merekam percakapan keduanya dan melaporkan ke Polsek Ternate Utara, Senin (6/9) pagi.

Setelah mendapat laporan tersebut, Resmob Polsek Serigala Utara yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Ternate Utara Ipda Jeremmy Theo Denoselli langsung bergerak menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menangkap pelaku.

Saat diamankan, pelaku tidak melawan. Petugas juga turut mengamankan barang bukti berupa 4 linting ganja yang siap hisap, satu unit Handphone Samsung Galaxi, dan satu buah SIM.

“Jadi kita dapat informasi itu pagi, kemudian anggota kita bergerak ke lapangan dan mengamankan pelakunya,” jelas Kapolsek Ternate Utara, Iptu Joni Aryanto.

Tidak cukup disitu, lanjut Joni, setelah mengamankan SA alias Bento ke Mapolsek, pihaknya lalu melakukan introgasi. Pelaku mengaku barang yang digunakan itu didapat dari salah satu temannya, AR, yang merupakan tetangga rumahnya sendiri.

Anggota kemudian menuju rumah AR, namun tidak ditemui. Rupanya AR bekerja di salah satu bengkel motor di samping Rumah Sakit Bhayangkara. Petugas lalu mengamankannya.

“Setelah dilakukan tes urine, benar bahwa keduanya positif ganja,” ungkap Kapolsek.

Berdasarkan bukti-bukti dan keterangan, kasus ini telah ditingkatkan ke penyidikan dan pekan depan sudah dikirim Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke kejaksaan.

“Ketika kita berikan SPDP, nanti barang buktinya kita bawa ke laboratorium forensik untuk di lakukan pegujian,” pungkasnya.

Joni menanbahkan atas perbuatan itu, keduanya dijerat pasal 111 ayat (1) dan Pasal 127 ayat (1) huruf a UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman paling singkat 4 tahun penjara dan paling lama 12 tahun penjara. (ano/ask)

banner 1280x960
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!