PENAMALUT.COM, TALIABU – Petugas Puskesmas Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu melakukan pungutan kepada peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Pernjajian Kerja (P3K) yang melakukan swab antigen.
Padahal, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan untuk peserta seleksi CPNS maupun P3K yang melakukan swab antigen digratiskan.
“Saya kira sweb antigen ini gratis. Setelah swab, kami diminta biaya admitrasi 20 ribu per orang,” kata salah satu peserta seleksi P3K yang enggan menyebut namanya saat dutemui wartawan, Selasa (14/9).
Pihak Puskesmas Bobong, melalui dokter Ova menjelaskan, swab antigen untuk peserta seleksi P3k memang digratiskan. Hanya saja untuk biaya administrasi itu harus bayar.
“Swab antigen itu gratis, yang dibayar itu administrasinya sebesar 20 ribu. Karena administrasi itu butuh kertas dan butuh pulpen, jadi harus dibayar,” katanya.
Pungutan administrasi 20 ribu ini, kata Ova, tidak hanya berlaku untuk peserta seleksi P3k saja, namun berlaku untuk seluruh masyarakat yang mau
melakukan swab antigen.
Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Taliaby, Kurasia Marsaoly mengatakan bahwa swab antigen itu digratiskan.
“Tidak ada pembayaran,” singkat Kuraisia. (ysn/ask)
I think other site proprietors should take this web site as an model, very clean and magnificent user friendly style and design, let alone the content. You’re an expert in this topic!
Glad to be one of many visitants on this amazing website : D.