13 Kelurahan di Ternate Terima Aset Kegiatan Cash For Work Program KOTAKU

  • Bagikan
Kepala Seksi Perencanaan BPPW Malut, Muslim Saleh, saat menyampaikan sambutan mewakili kepala balai dalam kegiatan Sertah Terima CFW Program KOTAKU, Sabtu (20/11) pagi tadi.

PENAMALUT.COM, TERNATE – Sebanyak 13 kelurahan pada 3 kecamatan di Kota Ternate menerima aset kegiatan Cash For Work (CFW) Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) Kota Ternate. Kegiatan serah terima ini berlangsung di Kelurahan Kasturian, Kota Ternate, pada Sabtu (20/11) pagi tadi.

Serah terima dihadiri oleh Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Maluku Utara (Malut) yang diwakili oleh Kepala Seksi Perencanaan Muslim Saleh, Wali Kota Ternate yang diwakili Asisten I, Kepala Bapelitbangda Ternate, Kepala Dinas PUPR Ternate, Kepala Dinas Perkim Ternate, Pokja PKP Ternate dan sejumlah tamu undangan.

Kepala Seksi Perencanaan BPPW Malut Muslim Saleh dalam sambutannya mewakili Kepala BPPW Malut, mengatakan bahwa CFW bertujuan untuk memberikan bantuan tunai dalam bentuk upah tenaga kerja kepada masyarakat yang terdampak Covid-19, khususnya pada mereka yang mengalami PHK dan masyarakat yang kehilangan pendapatan.

Selain itu, kata dia, ada beberapa dasar hukum kegiatan CFW ini digelar. Dasar hukum tersebut ialah PP Nomor 21 Tahun 2020, Kepres Nomor 11 Tahun 2020, Instruksi Menteri PUPR Nomor 01/IN/M/2020 dan Amendment Loan Agreement-NSUP of WB-IBRD loan No.8636.ID refer to letter no. CD-178/WB/IX/2020 tertanggal 8 September 2020.

“Kegiatan ini merupakan dalam upaya pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional  dan meningkatkan daya beli masyarakat terdampak Covid-19, serta terpelihara dan berfungsinya aset infrastruktur melalui pemeliharaan dan perbaikan yang dibangun program KOTAKU maupun program Infrastruktur Berbasis Masyarakt (IBM) lain melalui swakelola masyarakat (BKM/LKM),” jelas Muslim.

Muslim menambahkan, kelurahan yang mendapat alokasi dana CFW harus masuk ke dalam kriteria kelurahan atau desa sasaran Program KOTAKU yang terdampak Covid-19. Selain itu, kriteria lain adalah memiliki aset infrastruktur permukiman yang telah dibangun lebih dari 1 tahun oleh program KOTAKU maupun program IBM lain melalui swakelola masyarakat (BKM/LKM).

“Maka dari 77 kelurahan yang tersebar di 8 kecamatan hanya ada 13 kelurahan di 3 kecamatan yang memperoleh kepercayaan mengelola dana CFW tersebut. Masing-masing kelurahan mengelola Pagu Anggaran sebesar Rp 300 juta yang diperuntukkan pada perbaikan dan pembersihan infrastruktur yang dibangun KOTAKU maupun program Infrastruktur lainnnya berbasis masyarakat, serta peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan,” jelasnya.

BPPW Malut, kata Muslim, berharap melalui kegiatan ini baik Pemkot Ternate, BPPW Malut, KOTAKU, dan pihak-pihak lain dapat bersama-sama membagi peran dalam upaya penyediaan sarana dan prasarana kawasan permukiman yang lebih baik ke depan.

Sambutan Wali Kota Ternate yang diwakili oleh Asisten I juga menyampaikan harapan yang sama. Dalam sambutannya menyebut bahwa kehadiran CFW dapat memberi pengaruh besar dalam pemulihan ekonomi khususnya di Kota Ternate. Diharapkan, alokasi dana ini dapat dimanfaat sebaik mungkin untuk peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat. (*)

banner 1280x960
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!