DAERAH  

Proyek Peningkatan Jalan Kilo-Pencado di Kabupaten Taliabu Terbengkalai

Tampak puluhan drum berisi aspal yang sudah ditumbuhi rumput liar, bahkan ada sebagian sudah tertumpah. (Yasin/NMG)

PENAMALUT.COM TALIABU – Proyek pekerjaan peningkatan jalan (Lapen) di Desa Kilo menuju Desa pencado, Kecamatan Taliabu Selatan, Kabupaten Taliabu, terbengkalai.

Pantauan media ini di lapangan, proyek yang anggarannya bersumber dari ABPD Taliabu tahun 2021 dengan nilai pagu Rp 5.024.999.998 dan dikerjakan PT. Pratama Sinar Papua itu tidak tuntas dikerjakan.

Bahkan material berupa kerikil dan puluhan drum berisi aspal dibiarkan begitu saja. Tampak pula puluhan drum berisi aspal itu sudah dipenuhi rumput liar dan ada juga sebagiannya tertumpah.

Salah satu warga Desa pencado, Ratno mengatakan, material ini ditampung sejak bulan September 2021 kemarin. Namun sampai sekarang proyek tersebut belum jalan.

“Itu aspal terhambur begitu saja sudah empat bulan lebih ini, bahkan separuh sudah tertumpah dari keluar lantaran dibiarkan terlalu lama begitu saja,” katanya saat ditemui wartawan, Jumat (21/1).

Warga pun kesal dengan pihak kontraktor yang membiarkan proyek pekerjaan ini. Padahal menurut informasi yang didapat warga, proyek ini anggarannya sudah cair 60 persen.

“Harusnya pekerjaan begini ada pengawasnya dari dinas. Kenapa ini dibiarkan? Dinas terkait harus turun pantau proyek ini,” ujarnya.

Untuk itu, ia mendesak kepada penegah hukum dalam hal ini Kejaksaan Negeri (Kejari) Taliabu agar menyelidiki masalah ini. (ysn/ask)

Respon (42)

  1. I love your blog.. very nice colors & theme. Did you create this website yourself? Plz reply back as Iā€™m looking to create my own blog and would like to know wheere u got this from. thanks

  2. Hi! Do you know if they make any plugins to help with SEO? I’m trying to get my blog to rank for some targeted keywords but I’m not seeing very good results. If you know of any please share. Appreciate it!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *