DAERAH  

Pipa Bocor, PDAM Jailolo ‘Warning’ Kontraktor

PENAMALUT.COM, JAILOLO – Kebocoran pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat yang terjadi dibeberapa titik mengakibatkan pelayanan kebutuhan air bagi warga Jailolo kurang maksimal.

Direktur PDAM Jailolo Robert Faldy mengatakan, kebocoran pipa yang terjadi di sejumlah titik tersebut lantaran diakibatkan oleh pengerjaan pelebaran jalan yang memakai jasa alat berat atau eksavator.

Menurut dia, berdasarkan temuan itu, pihaknya mengklaim sepanjang pekerjaan pelebaran jalan mulai dari Desa Acango hingga Desa Soakonora, Kecamatan Jailolo sudah banyak perbaikan pipa. Padahal, kata dia, pihaknya sudah memberitahu ke operator agar bekerja lebih berhati-hati.

“Kita akan denda kontraktor yang mengakibatkan terjadinya kebocoran di beberapa pipa PDAM. Kalau yang sudah bocor itu kurang lebih 20 titik mulai dari Desa Acango sampai Desa Soakonora,” ujarnya, Senin (15/8).

Akibat dari kerusakan tersebut, menyebabkan kerugian pihak PDAM. Sebab air yang terbuang begitu saja menghambat pelayanan air bersih dan mendapat keluhan dari masyarakat.

“Kerusakan itu membuat rugi PDAM dan pelayanan kepada masyarakat terhambat. Kami sudah berkoordinasi dengan kontraktor, jika ditemukan kebocoran pipa, maka akan diberikan denda terhadap kontraktor sebesar Rp 1,5 juta,” tuturnya.

“Saya minta ganti rugi, satu titik bocor ganti rugi Rp 1,5 juta. Karena ini bukan persoalan ada pemasukan, tapi memberikan efek jera kepada mereka agar lebih hati-hati,” sambungnya.

Lebih lanjut, ia berkata, apapun alasannya bagi mereka (kontraktor), pihak PDAM tetap minta ganti rugi. Sebab kerugiannya bukan hanya terletak pada pipa yang bocor, melainkan juga pelayanan terhadap masyarakat.

“Ganti rugi ini dihitung berdasarkan berapa kubik air yang tidak mengalir ke pelanggan saat kerusakan jaringan pipa terjadi,” pungkasnya. (adi/tan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.