MAJANG  

Dinilai tidak Proaktif dalam Kinerja Pemkot, Kadis PPKB Akan Dievaluasi

Kepala BKPSDMD Kota Ternate, Samin Marsaoly. (Udi/NMG)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Pemerintah Kota Ternate melalui Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Ternate, menilai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Ternate, Fathiyah Suma tidak proaktif mendukung agenda Pemkot Ternate.

Kepala BKPSDMD Kota Ternate, Samin Marsaoly mengatakan, selama agenda Pemkot, pihak DPPKB tidak pernah hadir. Karena itu, hal ini menjadi catatan atas ketidakhadiran seorang Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Selama agenda Pemkot dan DPRD seperti pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran (KUA-PPAS), Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD)-P, Ibu Fathiyah tak pernah ada,” ujar Samin, Kamis (18/8).

Selain itu, kata Samin, pada rangkaian kegiatan upacara detik-detik proklamasi pada HUT ke-77 RI pada Rabu (17/8) hingga upacara penurunan bendera merah putih ini sang Kadis tidak pernah hadir.

“Ini merupakan catatan paling krusial dan menjadi bahan evaluasi kinerja bagi OPD yang malas mengikuti agenda Pemkot Ternate,” tutur Samin.

Lebih lanjut, Samin menuturkan, lantaran ketidaksiplinan seorang Kadis PPKB, maka pihaknya berinisiatif mengambil langkah untuk melaporkan hal tersebut kepada Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman.

“Sekarang saya lagi cari tahu apa alasan dari Kadis PPKB yang tidak pernah ikuti agenda-agenda penting Pemkot, dan memang ada sebagian Kepala OPD yang tidak proaktif terkait hal itu,” jelas Samin.

Karena itu, Samin menegaskan, dalam hasil monitoring oleh pihaknya, terdapat beberapa Kepala OPD yang jarang hadir dalam agenda Pemkot, terutama yang paling krusial adalah Kepala DPPKB.

Meski begitu, Samin mengakui, pihaknya belum mengetahui secara pasti alasan sang Kadis itu tak pernah hadir.

“Saya juga belum tau apa alasanya. Apakah kesehatannya terganggu, dan adapun kalau dia keluar daerah karena terkait pekerjaan kantor itu kan tidak sampai dengan berminggu-minggu. Jika terbukti dengan sengaja, maka akan dilakukan pemanggilan,” paparnya.

“Kepala OPD tugasnya bukan hanya duduk di kantor sambil tanda tangan berkas, tidak. Namun, lebih dari itu agar lebih manajerial karena ini merupakan agenda penting Pemkot Ternate,” pungkasnya. (udi/tan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.