MAJANG  

Sail Tidore 2022, Pemkot Ternate Jadikan Benteng Oranje Pusat UMKM

Wali Kota Ternate bersama komunitas dalam acara Rocktober Berpesta di Benteng Oranje. (Udi/NMG)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Launching Sail Tidore telah diluncurkan pada Selasa, (11/10) di Jakarta. Acara bertajuk “Tidore: Kota Warisan Perekat Bangsa-bangsa” ini akan dilaksanakan pada 24-29 November mendatang.

Meski gelaran tersebut berpusat di Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, namun Pemerintah Kota Ternate juga mengambil bagian dengan harapan menjadi titik balik pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19 dan krisis global.

Salah satu yang dipersiapkan Pemkot Ternate adalah mempersiapkan peluang untuk Benteng Oranje dijadikan sebagai pusat ekonomi kreatif (UMKM).

“Sebagaimana misi kami untuk penguatan UMKM di 14 program prioritas telah berkomitmen bahwa Kota Ternate ini salah satu sektor paling cepat pemulihan ekonomi pascapandemi. Sehingga itu, apa yang menjadi strategi Pemkot adalah bagaimana memberi ruang yang seluas-luasnya bagi pelaku UMKM,” ujar Tauhid, Jumat (28/10) malam.

Tauhid yang juga Pembina Ekonomi Kreatif Ternate ini menjelaskan, melalui berbagai acara event yang digelar, pasti ada UMKM di dalamnya, sehingga pada Jumat malam tadi bertepatan kegiatan Rocktober Berpesta.

“Malam ini sudah kedua kali, karena kemarin sudah diselenggarakan di tahun 2021. Tahun kedua ini, konsepnya sama tapi lebih fokus pada pelaku UMKM yang didorong khusus para pelaku UMKM berkreatif di komunitas,” jelasnya.

Dengan demikian, kata dia, orang yang kerap berjualan kopi, pakaian dan lainnya akan diberi ruang melakukan aktivitas di samping konser yang dilakukan.

“Ini sebagai upaya strategi untuk bagaimana mempertemukan antara ruang komunitas dan para pelaku ekonomi,” katanya.

Sehingga itu, keduanya akan terbentuk satu ekosistem yang selalu dijaga oleh Pemkot. Selain itu, Tauhid berkomitmen bahwa setiap tahun, Benteng Oranje akan dijadikan pusat kreatif.

Sementara itu, Ketua Komite Ekonomi Kreatif Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menambahkan dalam momentum HAJAT ke 772 juga bertepatan dengan Sail Tidore, sehingga besok (hari ini) dilakukan pembersihan lokasi Benteng Oranje untuk persiapan Sail Tidore nanti.

“Momentum Hari Jadi Ternate ke 772 tahun kali ini sangat menarik, karena bertepatan dengan penyelenggaraan Sail Tidore, sehingga event HAJAT akan dikompilasi dengan kegiatan Sail Tidore,” tutur Rizal.

Sebagai Pembina Komunitas Kreatif di Co-Working Space Fort Oranje Ternate, Rizal menyarankan Pemkot harus punya sejumlah kalender event, karena ini kesempatan emas untuk mengeluarkan para pelaku UMKM yang dibina di kelurahan yang akan di tarik keluar dan diberikan fasilitas untuk berjualan selama kegiatan berlangsung.

Selain di Benteng Oranje, pihaknya juga akan memanfaatkan peluang di beberapa titik untuk digunakan pusat berjualan, yakni Taman Nukila, Landmark dan Pantai Falajawa selama acara Sail Tidore digelar.

“Sail memang di Tidore tapi untuk market pasar, Ternate harus jemput karena fasilitas pintu gerbang dan keluar ada di Ternate, agar supaya memberdayakan pelaku UMKM,” ujarnya.

“Konsep yang dibangun di Kota Ternate adalah bagaimana narasi ini digunakan untuk menjual Ternate sebagai kekuatan kota rempah,” ucapnya.

Pemerintah Kota, lanjut Rizal, tetap mendukung para pelaku ekonomi kreatif yang ada Kota Ternate. Karena itu, Benteng Oranje ditetapkan sebagai pusat komunitas kreatif.

“Ada tiga kekuatan yang membentuk ekosistem kreatif, seperti ada ruang di Benteng, ada komunitas dan ada ide. Ketiga ini menyatu dalam satu kreatif,” pungkas Rizal. (udi/tan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *